ITB Jatinangor

ITB Jatinangor

Kampus Universitas Winaya Mukti (UNWIM) yang berada di Jatinangor direncanakan sebagai bagian dari ITB Multi Kampus, yang akan dikembangkan dalam konteks: Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan ITB Nomor: 073/02/otdaksm/2010.

Pengembangan ITB jatinangor yang berbentuk integrasi langsung antara UNWIM dan ITB telah mendapat persetujuan dari 4 Pilar ITB (Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Majelis Guru Besar, Rektor). Pengembangan ini memiliki Keselarasan Program Pengembangan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal pengembangan di bidang Pangan, Kesehatan, Energi, Industri, Water Resources, juga transportasi dan lingkungan.

Pengembangan ITB Jatinangor ini sesuai dengan landasan pengembangan ITB, antara lain:

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (Triple Track Strategy : pro growth, pro job, pro poor)
  • Rencana Kerja Pembangunan Daerah Jawa Barat
  • SK MWA ITB No. 005/2007 tentang Kebijakan Umum Pengembangan ITB 2007-2011.
  • SK SA ITB No. 01/2003 tentang Kebijakan Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni di ITB.
  • Rencana Induk Pengembangan (Renip) ITB 2006-2025
  • SK SA ITB no.21/2008 tentang Agenda Akademik ITB 2008-2013
  • SK SA ITB no.01/2009 tentang ITB Sebagai Universitas Riset
  • SK SA ITB no.46/SK/K01/2008 tentang Norma Pengembangan Multi Kampus ITB

Selain sesuai dengan landasan pengembangan ITB, pengembangan ITB Jatinangor dilatarbelakangi oleh:

a. Pengembangan Pendidikan Tinggi Indonesia yang merupakan bagian dari rencana pembangunan Pemerintah Republik Indonesia,

b. Pengembangan Daerah Jawa Barat yang dituangkan dalam Rencana Strategis Pemerintah Daerah Jawa Barat,

c. Pengembangan Pendidikan Tinggi dan Rencana Strategis ITB untuk mencapai Visi dan Misi ITB.

Universitas Winaya Mukti sebelumnya merupakan universitas yang memiliki beberapa program studi yang meliputi Program S1 dan Program s2. Program s1 antara lain Fakultas Kehutanan (Teknologi Hasil Hutan, Manajemen Hutan), Fakultas Pertanian (Agribisnis, Agroteknologi), Fakultas Ekonomi (Manajemen, Akuntansi), dan Fakultas Teknik (Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, Planologi, Teknik Lingkungan, Teknik Geodesi, Teknik Industri). Sedangkan Program s2 antara lain Magister Manajemen, Magister Agribisnis, dan Magister Agriteknologi.

Fasilitas fisik di Universitas Winaya Mukti tersedia beberapa gedung, yaitu Gedung Rektorat (3 lantai), Gedung Fakultas Teknik (3 lantai), Gedung Fakultas Ekonomi (3 lantai), Gedung Fakultas Kehutanan (3 lantai), dan Gedung Pertanian (1 lantai)di Tanjungsari, terdiri dari 84 ruang kuliah di kampus UNWIM dan 14 ruang di Kampus Tanjungsari yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti perpustakaan, gedung serbaguna, laboratorium alam (pertanian dan kehutanan) dan fasilitas olahraga.

Dengan adanya fasilitas fisik dan penunjang yang semula digunakan UNWIM, ITB mengembangkan kampus ITB Jatinangor dengan memanfaatkan bangunan eksisting yang ada dan menambah bangunan/fasilitas penunjang yang baru sesuai dengan pengembangan baik fisik maupun non fisik di kampus ITB –Jatinangor.

Sumber : ditbang.itb.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Protected by WP Anti Spam