Landasan Dasar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Jatinangorku.com- Indonesia yang akan menjadi negara merdeka, sudah tentu mempunyai landasan dasar yang dapat mempertahankan kemerdekaan Indonesia kelak di kemudian hari. Landasan itu adalah landasan dasar nasional dan landasan dasar International.
 Landasan Dasar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Landasan Dasar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
 
Landasan Dasar Nasional
Landasan ini tercermin di dalam pembukaan UUD 1945, sekaligus merupakan Deklarasi Kemerdekaan Indonesia. Adapun pokok-pokok isi Pembukaan UUD 1945 adalah:
 
a. Bahwa Kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu maka penjajahan di atas duni harus  dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.
b. Dan perjuangan kemerdekaan itu telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
c. Atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaanya.
d. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia dalam suatu Undang-Undang Dasar negara yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada:
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Landasan Dasar International
Untuk memperkuat kedudukan negara Indonesia merdeka dan sebagai bukti-bukti International tentang hak-hak dari segala bangsa-bangsa yang ada di muka bumi ini, maka dapat kita teliti deklarasi-deklarasi dunia maupun piagam bersejarah seperti:
 
1. Piagam Atlantik (Atlantik Charter), 14 Agustus 1941 yang ditandatangani oleh Franklin Delano Roosevelt (Presiden Amerika Serikat) dengan Winston Churcill (Perdana Mentri Inggris). Isi pokok dari piagam itu adalah sebagai berikut:
  • Tidak boleh ada perluasan daerah tanpa persetujuan dari penduduk asli.
  • Setiap bangsa berhak menentukan dan menetapkan bentuk pemerintahannya sendiri.
  • Setiap bangsa berhak mendapat kesempatan untuk bebas dari rasa takut dan bebas dari kemiskinan.
2. Piagam San Fransisco, merupakan piagam PBB yang diresmikan dan ditanda tangani oleh 50 Negara sebagai negara yang pertama menjadi anggotanya. Dalam piagam PBB ini disebutkan:

“… Kami akan meneguhkan keyakinan akan dasar-dasar hak manusia sebagai manusia sesuai dengan harkat dan derajat manusia berdasarkan atas hak-hak yang sama… serta berusaha menajukan rakyat dan tingkat kehidupan yang lebih baik dalam suasana kemerdekaan yang lebih luas”.

Berdasarkan kedua piagam itu, maka bangsa Indonesia berhak menentukan nasib sendiri, berhak untuk hidup bebas dari kemiskinan serta rasa takut. Maka berdasarkan piagam tersebut pula, Proklamasi Kemerdekaan Indonesiamemiliki kedudukan yang kuat, baik secara nasional maupun international.