Sebuah Desa di Jatinangor Diberi Nama Kampung Persib

Bobotoh menunjukkan kecintaannya kepada Persib Bandung dengan berbagai cara. Di desa di Kampung Cibungur, Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dimana seluruh penduduknya, baik tua dan muda menjadi fans berat Persib.

Karena seluruh warganya fanatik dengan tim Persib, desa itu pun diberi nama Kampung Persib. Manajer Persib, Umuh Muchtar pun bangga dan terharu ketika ada sebuah desa di Jatinangor, Sumedang, dengan adanya eksistensi dan kreativitas warga di Cintamulya.

“Saya baru tahu dan sangat bangga dengan adanya Kampung Persib. Saya dengar masih ada 35 meter lagi dari sekian ratus meter yang belum dibirukan. Saya akan bantu untuk membirukan semua,” ujar Umuh usai acara potong tumpeng HUT Viking Inheren yang ke 7 di Kampung Persib, Jatinangor, Sumedang, Sabtu (6/5/2017).

Hadir dalam acara potong tumpeng tersebut yakni kapten tim Persib, Atep, Tantan, Hariono, Muhammad Natsir, dan Dedi Kusnandar. Viking Inheren dibentuk pada 5 Mei 2010 oleh bobotoh yang berada di “Kampung Persib”.

Umuh awalnya tidak percaya ada para bobotoh yang membirukan kampungnya. Ini tentunya sebuah kebanggaan bagi manajemen Persib, oleh karena itu pria yang biasa disapa Pak Haji ini siap membantu membirukan jika memang dibutuhkan.

“Mudah-mudahan ke depan ada lagi yang meniru Kampung Persib dan lebih maju lagi. Di sini saya lihat mulai dari anak kecil, remaja, orang tua, nenek-nenek ada di sini (Kampung Persib),” ucap Umuh sambil tersenyum.

Selain itu, Umuh pun berharap warga Kampung Persib ini lebih solid dan bersatu dalam mendukung Persib. “Saya tahu di Jatinangor ini memang sangat fanatik dengan Persib. Mudah-mudahan Persib kembali juara liga. Dukungan bobotoh sangat berarti bagi Persib, salah satunya dari warga Kampung Persib ini,” ungkap Umuh mengakhiri.