Seorang Ibu Rumah Tangga di Cileunyi Dirampok dan Diperkosa

pemerkosaan-jatinangorjatinangorku.com – ES (56) warga Komplek Bukit Mekar Indah, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kab Bandung, menjadi korban tindakkan pencurian disertai kekerasan dan pemerkosaan oleh dua pelaku yang berpura-pura sebagai penagih hutang, Rabu (19/6).

Selain melakukan pencabulan terhadap korban, para pelaku pun membawa kabur, uang tunai sebanyak Rp 8 juta, perhiasan seberat 10 gram, laptop dan dua unit hp. Kini kasus tersebut dalam penyelidikan petugas Polsek Cileunyi dan Satreskrim Polres Bandung.

Informasi yang dihimpun wartawan dilapangan, saat kejadian korban hanya seorang diri di dalam rumah, sedangkan suami bekerja di luar kota dan kedua anaknya sudah tidak serumah setelah keduanya menikah.

Saat korban asik nonton tv di ruang tengah, ia dikejutkan dengan suara bel rumah, yang akhirnya korban pun mengecek ke depan rumah. Saat membuka pintu ada dua pelaku yang mengaku untuk menagih angsuran atas nama Jajang yang sudah beberapa bulan tidak dibayar.

Karena merasa di rumah tersebut tidak ada nama Jajang dan dirinya beserta suaminya tidak merasa punya hutang cicilan, korban pun mengatakan kepada dua orang tersebut tidak ada. Akan tetapi dua pelaku langsung mendorong korban ke dalam rumah sambil menodongkan pisau ke leher korban.

“Karena ditodong pisau akhirnya korban pun diam. Dan setelah itu pelakupun langsung menutup mata korban dengan menggunakan kerudung, lalu menganiaya korban di ruang tengah yang akhirnya korban pun pingsan,” kata salah seorang anggota Polsek Cileunyi yang enggan disebutkan namanya.

Masih dikatakannya, setelah sempat dianiaya, korban pun dibawa ke kamar anaknya lalu kedua pelaku mengikat kedua tangan serta kakinya. Dan setelah itu pelaku pun menggunting daster serta celana dalam korban.

“Kedua pelaku setelah melakukan aksinya itu langsung menjarah barang beharga yang berada di tiga kamar rumah korban diantaranya, uang tunai, perhiasan dan barang elektronik. Kedua pelaku pun kabur melalui pintu depan,” katanya, seraya menambahkan, bahkan dari keterangan korban, kedua pelaku sempat memotret yang dalam keadaan tanpa busana.

Setelah kedua pelaku sudah kabur, korban pun berusaha membuka ikatan tangannya. Setelah itu korban pun langsung berteriak meminta tolong dengan keras. Tetangga pun berdatangan rumah korban dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke mapolsek Cileunyi.

Kapolsek Cileunyi Kompol Asep Gunawan didampingi Kanit Reskrim AKP Wahyu Agung kepada wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Dan pihaknya kini telah membentuk tim untuk menyelidiki dan mengungkap kasus itu.

“Benar kami menerima laporan adanya kejadian pencurian kekeran yang disertai pemerkosaan. Kami pun langsung melakukan olah TKP dan mencari bukti serta membentuk tim untuk mengungkap serta menangkap pelaku,” terangnya.

“untuk mengungkap kasus ini kami masih menyelidiki dan sudah memintai keterangan dari saksi korban dan saksi lainnya. Mudah-mudahan secepatnya kasus ini dapat terungkap dan pelakunya kami tangkap,” kata Asep.

sumber: klik-galamedia