Usia Muda Juga Rentan Terserang Stroke

Warga usia produktifrentan terserang penyakit stroke. Seperti di Kabupaten Purwakarta, sejak dua tahun terakhir warga yang terserang stroke mengalami peningkatan.
Penderita stroke ini, kebanyak dari kalangan muda. Bahkan, seorang anak usia 10 tahun terpaksa dilarikan ke RS, karena mengalami penurunan kesadaran. Setelah diperiksa, anak tersebut didiagnosa menderita stroke iskemik.
Dokter Spesialis Syaraf RSU Siloam Purwakarta, Murti Astuti membenarkan jika akhir-akhir ini warga usia produktif antara 22 sampai 27 tahun banyak yang terserang penyakit stroke. Jadi, penyakit mematikan tersebut saat ini tak hanya menyerang warga yang usia lebih dari 40 tahun.
“Sekarang, anak muda pun banyak yang terserang penyakit mematikan ini. Jadi, kita harus waspada. Karena, tak hanya orang tua, anak-anak juga bisa terserang penyakit ini,” ujar Murti kepada INILAH, Rabu (22/3/2017).
Terkait kasus anak usia 10 tahun yang terserang penyakit mematikan itu, kata dia, merupakan yang kali pertama ditangani RSU Siloam. Adapun penyebab utama penyakit stroke, yakni akibat adanya sumbatan pembuluh darah di otak.
Dia menjelaskan, penyakit mematikan ini bisa menyerang lebih dari satu kali. Misalkan, pasien itu pernah terserang stroke. Setelah mendapat penanganan cepat dari dokter, pasien tersebut bisa sembuh.
Tetapi, sambung dia, di hari-hari berikutnya pasien itu bisa kembali terserang. Untuk itu, menurutnya, pasien dengan riwayat penyakit stroke harus berobat dan kontrol ke dokter seumur hidupnya. Jika tidak, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian.
“Saat ini, pasien stroke yang berobat ke kami lebih dari 20 orang per harinya,” jelas dia.
Murti kembali menjelaskan, ada lima faktor yang menyebabkan seseorang bisa terkena stroke. Antara lain, hipertensi, diabetes militus, merokok, alkohol, dislipidemia (kolesterol tinggi), serta faktor usia.
“Biasanya, gejala awal bila seseorang terkena stroke, anggota tubuh tak bisa digerakkan sebelah, bagian wajah mendadak menyon, serta hilang kesadaran. Bila kita melihat anggota keluarga, saudara, tetangga dengan gejala tersebut segera dibawa ke RS terdekat,” tambah dia