1.200 Orang Nikmati Jalan Rusak di Sumedang

by

Pemerintah Kabupaten Sumedang masih menghadapi enam persoalan krusial, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, kinerja aparatur sipil negara (ASN), kemisikinan, infrastruktur, dan investasi.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan sesuai dengan penilaian pemerintah pusat, kinerja ASN di Sumedang masih sangat rendah.

“Kinerjanya masih di urutan ke-27 dari semua kota/kabupaten di Jawa Barat,” kata Dony saat memimpin rapat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 9RPJMD) di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa 4 Desember 2018.

Soal kemiskinan, kata Dony, dari 1,1 juta jumlah penduduk Sumedang, 10 persennya masih terbelenggu permasalahan kemiskinan. Permasalahan itu sebagai imabs dari 9 persen dari jumlah penduduk yang masih menganggur.

Infratruktur di Sumedang juga belum sepenuhnya bagus, terutama infrastruktur jalan. Berdasarkan laporan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sumedang, dari 750 kilometer jalan di Sumedang, sepanjang 150 kilometer atau 20 persen jalan dalam kondisi rusak dan belum dilakukan perbaikan oleh Pemerintah.

“Delapan persennya (dari 20 persen) mengalami rusak berat, sedangkan 12 persennya mengalami kerusakan ringan,” ujar Dony.

Dony menambahkan, permasalahan jalan rusak di Kabupaten Sumedang, dirasakan oleh 1.200 orang berdasarkan survey yang telah dilakukan oleh lembaga survey.

“Jalan rusak adalah masalah utama, baik jalan antara desa, antara kecamatan, atau menuju lokasi wisata,” katanya.

 

 

 

 

Sumber : https://opsi.id