10.800 Bidang Tanah Milik Warga di 6 Kecamatan Sumedang Dapat Sertifikat

by -144 views

Sekitar 10.800 bidang tanah milik warga di 6 kecamatan yakni Kecamatan Cimanggung, Cibugel, Cimalaka, Buahdua, Cisitu dan Surian mendapatkan sertifikat kepemilikan.

Sertifikat tersebut didapat warga dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumedang.

Dari target total 10 ribuan lebih bidang tanah yang diikutkan ke dalam program PTSL, diakui pihak BPN Sumedang saat ini realisasinya telah mencapai 100 persen.Kepala BPN Sumedang Yoyon Sanjaya menyebutkan, program PTSL di Sumedang telahmencapai target sesuai harapan.

“Sertifikat PTSL atau dulu dikenal dengan istilah Prona, dari sekitar 10.000 sertifikat ditambah dari kegiatan lain yaitu lintas sektor untuk kegiatan UKM sebanyak 800 bidang dan Barang Milik Negara sebanyak 40 bidang, saat ini akan diserahkan sebanyak 500 buah (sertifikat) diserahkan ke warga Cisitu.

Sementara sisanya akan diserahkan kemudian,” ujar dia saat melaksanakan penyerahan sertifikat secara simbolis di Desa Situmekar, Kecamatan Cisitu, Rabu (22/11/17).

Yoyon menambahkan, pada tahun 2018 BPN Sumedang telah diberi target menyelesaikan sertifikat program PTSL sebanyak 60 ribu bidang. Jumlah tersebut belum termasuk untuk lintas sektor sebanyak 1.000 bidang, Redistribusi 2.000 bidang dan IP4T sebanyak 3.000 bidang.

“Dengan tugas besar yang diemban BPN Sumedang, kami mohon bantuan dari Pak Bupati (Eka) serta para camat dan kades di lingkungan Pemerintah Sumedang guna penyelesaiannya,” tuturnya.

Bupati Sumedang Eka Setiawan mengatakan, bahwa pemerintahan era Joko Widodo saat ini telah menargetkan pada tahun 2025 mendatang semua bidang tanah telah mempunyai sertifikat.

“Ini (PTSL) kan program Pak Presiden (Jokowi), dimana beliau telah memerintahkan melalui Kementerian Agraria & Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang ditindaklanjuti dengan menginstruksikan kepada seluruh gubernur dan bupati/walikota untuk bisa menyelesaikan penyertifikatan seluruh bidang tanah.

Tahun depan saja, Kecamatan Cisitu mendapatkan jatah sebanyak kurang lebih 10 ribu bidang yang semuanya itu didapatkan secara cuma-cuma, dan ini tentunya sebagai bentuk perhatian pemerintah dan juga BPN kepada masyarakat,” katanya.

Dari data yang ada penerima PTSL di Kecamatan Cisitu merupakan warga eks genangan Jatigede. Eka mengatakan dengan terbitnya sertifikat diharapkan masyarakat bisa tenang dan memimiki legalitas kepemilikan lahan tanah yang jelas.

 

 

 

Sumber : http://jabar.pojoksatu.id