2 Pembegal Mahasiswa di Jatinangor Diciduk Polisi

by -79 views
Dua pelaku begal yang kerap beraksi di wilayah Jatinangor, berhasil dibekuk Satreskrim Polres Sumedang dan Polsek Jatinangor.
 
Kedua pelaku diamankan tak lama usai melakukan aksi begal di wilayah Kiarapayung, Sumedang.
 
Keduanya, yakni Sudrajat (23) warga Jalan Sadang, Cileunyi, Kabupaten Bandung dan satu lainnya pelaku yang ternyata masih di bawah umur, ialah Billy Ahmad Fauzy (17) warga Cicalengka, Kabupaten Bandung.
 
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan, keduanya ditangkap Minggu 12 November 2017. Sebelum ditangkap mereka beraksi dengan korbannya ‎ seorang mahasiswi bernama Nadia (20) warga asal Yogyakarta.
 
“Kejadian tengah malam, sekitar pukul 00.30 wib, korban yang tengah bersama rekannya di wilayah Kiarapayung, kemudian tiba-tiba korban dipepet dua pengendara bermotor, yang menghentikan laju sepeda motor korban,” katanya, Senin (13/11/2017).
 
Kemudian, setelah laju motor Nadi terhenti, dua pengendara motor tersebut mengacungkan parang sambil mengancam korban untuk menyerahkan tas korban. Setelah mendapatkan tas korbannya, dua pelaku pun langsung melarikan diri.
 
“Korban berteriak saat itu, dan pada waktu bersamaan, ada anggota kita yang tak jauh dari lokasi kejadian tengah lakukan patroli kring serse. Kemudian menghampiri korban, setelah itu dilakukan pengejaran terhadap pelaku. Alhasil pelaku ini berhasil diamankan di Jalan Kampus, Jatinangor, Sumedang, kurang dari satu jam setelah keduanya melakukan aksi begalnya,” ungkap Yusri.
 
Dari penangkapan kedua pelaku polisi mengamankan satu parang, satu unit kendaraan motor jenis matic yang digunakan pelaku, dan satu tas milik korban beserta isinya.
 
“Kita masih dalami berapa kali pelaku ini beraksi. Dalam setiap aksinya, modus pelaku dengan cara memepet korbannya yang menggunakan sepeda motor,” ujar Yusri.
 
Saat ini satu pelaku atas nama Sudrajat tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Jatinangor dan satu lainnya karena masih di bawah umur, diserahkan penyidikannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumedang, untuk dilakukannya penyidikan