23 Perusahaan Menyatakan Kesiapannya 54.363 Karyawan Dipastikan Menerima THR

by -81 views

23 Perusahaan Menyatakan Kesiapannya 54.363 Karyawan Dipastikan Menerima THR

Jatinangorku.com – Sebanyak 54.363 karyawan yang tersebar di 23 perusahaan industri tekstil dan garmen di Kabupaten Sumedang, Jumat (18/7/14) dipastikan akan menerima dan menikmati tunjangan hari raya (THR) keagamaan atau Lebaran Idulfitri 1435/ 2014. Mereka paling lambat menerima THR Idulfitri pada H-7 Lebaran, setelah ada kesiapan para pengusaha untuk membayarnya. Tetapi sebagian perusahaan sudah memberikan THR kepada karyawannya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sumedang Hidayat Sugandhi memastikan puluhan ribu pegawai yang bekerja di 23 perusahaan industri tekstil dan garmen yang masuk keanggotaan Apindo siap melaksanakan kewajibannya membayar THR.

“Perusahaan siap membayar THR kepada para karyawan minimal H-7 Lebaran,” kata Hidayat kepada wartawan di Cimanggung, Kamis (17/7/14).

Pelaksanaan THR sudah diatur dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. PER. 04/MEN/1994 tentang THR keagamaan bagi pekerja di perusahaan. Dalam peraturan itu dijelas, perusahaan wajib membayar THR minimal tujuh hari sebelum Lebaran.

Menurutnya, kesiapan para pengusaha membayar THR itu setelah para pengusaha yang tergabung dengan Apindo Kab. Sumedang mengadakan pertemuan. “Dalam pertemuan itu, 23 perusahaan yang menjadi anggota Apindo siap membayar THR. Pertemuan dilaksanakan satu minggu setelah Lebaran,” terangnya.

Hidayat pun menegaskan, tidak ada anggota Apindo Kab. Sumedang yang tidak mampu memberikan THR kepada para karyawannya. “Dari puluhan perusahaan itu sebagian besar sudah memberikan THR kepada para karyawannya,” katanya.

Ia menyatakan, kewajiban perusahaan memberikan THR dengan harapan dapat dinikmati para karyawannya. Apalagi sebelumnya masing-masing perusahaan berusaha untuk mengumpulkan keuntungan selama setahun.

“Keuntungan perusahaan harus dirasakan para karyawan, sebagai motor penggerak perusahaan,” katanya.

Dituturkannya, pemberian THR adalah sebagai bentuk tindakan positif dari perusahaan. Hal itu juga untuk mewujudkan keadilan antara pemilik perusahaan dengan karyawannya.

“Semua perusahaan yang tergabung dengan Apindo selalu diawasi. Kalau ada yang tidak bayar THR, pihaknya tidak segan memberikan teguran dan sanksi kepada anggota. Apindo pun akan mendesak perusahaan untuk melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya,” katanya.

Untuk menciptakan hubungan kerja yang kondusif, Apindo selalu berkoordinasi dengan perusahaan, serikat pekerja/buruh dan pemerintah. Sebab perusahaan dalam menjalankan usahanya harus nyaman dan kondusif.

“Termasuk para karyawan dalam melaksanakan tugasnya harus baik. Sehingga hubungan antara perusahaan dengan karyawan terjalin baik,” harapnya.

Diakuinya, puluhan perusahaan yang tergabung dengan Apindo selalu mentaati peraturan yang ada. Besaran THR minimal satu bulan gaji dengan masa kerja minimal satu tahun. Kurang dari satu tahun dihitung secara proporsional dan berdasarkan pada kebijakan masing-masing perusahaan selain melihat kontrak kerjanya.

“Sampai saat ini, semua perusahaan sudah menyampaikan data libur, masuk kerja dan tanggal pembayaran THR,” katanya.

Namun, kata dia, tanggal pembayaran THR berbeda-beda, yaitu dari mulai 4-23 Juli ini. “Yang jelas, kami pastikan semua perusahaan yang tergabung dengan Apindo siap membayar THR keagamaan 2014 ini,” pungkasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/