30 Juta Warga Indonesia Miskin

by

JATINANGOR (GM) – Pembangunan di Indonesia saat ini masih dihadapkan masalah energi dan pangan, kemiskinan, kesenjangan kelas, pengangguran, dan ketimpangan wilayah. Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS) Maret 2011, tercatat penduduk miskin di Indosesia 30 juta orang.

“Dari sebanyak juta warga miskin tersebut, 11.05 orang tersebar di daerah perkotaan dan 18.97 juta di perdesaan,” kata Rektor Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia, Dr. Burhanuddin Abdullah, MA di hadapan para peserta seminar bertema “Penguatan Koperasi sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan” di kampus Ikopin, Jalan Raya Jatinanangor KM 20,5 Kab. Sumedang, Rabu (21/3).

Menurut Burhanuddin, tahun 2012 ini akan ada kenaikan BBM dan berdampak pada inflasi. Tentunya, jumlah orang miskin akan terus bertambah dan salah satu solusinya yakni harus mengaktifkan kembali koperasi. “Koperasi harus menjadi solusi utama untuk mengentaskan kemiskinan,” kata Burhanuddin.

Sementara saat disinggung upaya Ikopin dalam mengentaskan kemiskinan, Burhanuddin mengatakan, saat ini pembangunan Indonesia masih dihadapkan pada masalah energi dan pangan, kemiskinan, kesenjangan kelas, pengangguran, dan ketimpangan wilayah. Untuk itu koperasi harus kembali diaktifkan. “Saat ini memang pemerintah terus menggulirkan program pemberdayaan masyarakat namun hingga kini masih banyak hambatan salah satunya permodalan,” katanya.

Selain itu, pemerintah harus menekan faktor pemicu kemiskinan salah satunya urbanisasi, pengangguran, urbanisasi, dan kerawanan sosial.

Ini harus diantisipasi dan kembali menggerakkan koperasi di berbagai lini, agar kondisi masyarakat kuat yang mengarah pada stabilitas politik nasional.

Selama masih mendapat amanah Ikopin akan terus berjuang untuk koperasi. “Bila pemerintah ingin mengetahui solusi mengentaskan kemiskinan, di Ikopin tempatnya,” katanya.

Sumber : Klik Galamedia