36 Ribu Buruh Kahatex Masuk Serikat Buruh

by -245 views

36 Ribu Buruh Kahatex Masuk Serikat Buruh

Jatinangorku.com – Sebanyak 36 ribu buruh dan 40 tenaga kerja asing PT Kahatex di Jalan Raya Badung Garut, Kec. Cimanggung, Sumedang sudah tercatat menjadi anggota sejumlah organisasi pekerja dan buruh.

Namun yang tergabung dalam organisasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) hanya 12 ribu orang. Sedangkan 24 ribu buruh tergabung dalam organisasi buruh dan pekerja lainnya seperti Gabungan Oganisasi Buruh Seluruh Indoesia (GOBSI).

Hal tersebut diungkapkan Ketua SPSI PT Kahatek, Dodi Herdiana kepada wartawan, Minggu (8/9) di sela-sela baksos, jalan sehat, dan sepeda santai dalam rangka HUT Kemerdekaan RI.

Pihaknya berkomitmen menjalin kemitraan agar segala bentuk perselisihan antara buruh, pekerja, dan pengusaha bisa segera teratasi.

Dikatakannya, eksistensi SPSI tujuannya mengayomi, melindungi sekaligus meningkatkan kesejahteraan seluruh pekerja. “Bahkan tak hanya pekerja saja yang dipastikan diperhatikan oleh kami, hak keluarga pun penting,” katanya.

Sementara Human Resources Development (HRD) PT Kahatex, Yayat R. membenarkan, selain bergabung di SPSI, ribuan buruh PT Kahatex pun masuk dalam organisasi buruh lainnya.

“Selain buruh lokal, kami pun mempekerjakan naker asing dari Cina dan Taiwan sebanyak 40 orang. Posisinya di bagian teknis untuk medampingi pekerja lokal,” ujar Yayat.

Semua sudah bisa menyesuaikan diri dengan aturan perusahaan. “Alasan kita mengambil tenaga teknis dari luar negeri agar hasil produksi lebih sesuai pesanan pelanggan,” katanya.

Komunikasi dan kerja sama dengan semua organisasi buruh di PT Kahatex, lanjut Yayat, selalu dinomorsatukan. Termasuk, pembinaan kepada naker asing.

Sedangkan Kabid Perlidungan Tenaga Kerja, Dinsosnaker Kabupaten Sumedang, Jarkasih mengaku melakukan pembinaan terhadap sejumlah organisasi buruh dan pekerja di PT Kahatex.

“Kita dengan semua organisasi buruh tetap melakukan komunikasi dengan baik. Kita tidak akan melakukan intervensi terhadap semua serikat buruh dan pekerja yang menampung ribuan buruh ini,” katanya. Dikatakan Jarkasih, pembinaan terhadap serikat buruh bukan hanya di lingkungan PT Kahatex saja. Hal serupa dilakukan terhadap semua perusahaan di Kab. Sumedang, terutama yang menyedot banyak pekerja.

“Munculnya serikat pekerja di sejumlah pabrik di Kab. Sumedang, termasuk di PT Kahatex tidak jadi persoalan,” katanya.

 

 

 

Sumber : http://id.berita.yahoo.com