4 Jenazah Korban Tsunami Tiba di Sumedang, Seorang di Antaranya Masih Balita

by

Empat jenazah korban tsunami di Selat SundaProvinsi Banten, tiba di Bumi Cipacing Permai, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (24/12/2018).

Satu di antara empat korban meninggal akibat tsunami di Selat Sunda itu adalah seorang balita.

Keempat korban meninggal akibat tsunami di Selat Sunda adalah yakni Feni (30) dan Fico (4) dari Bumi Cipacing Permai RT 3/17, Ita Puspitasari (27) dari Bumi Cipacing Permai RT 6/17, dan Rida (42), warga Perum Abdinegara, Rancaekek.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi, keempat jenazah tersebut tiba di Aula Serbaguna Bumi Cipacing Permai pada pukul 04.30 WIB.

Mereka dibawa dari Banten menggunakan dua unit ambulans.

Keluarga korban, Lusiana Yahmudin (30) mengatakan, pada Sabtu (22/12/2018) pukul 02.00 WIB, 19 orang keluarga besar Nanang Suherman (58) dari Bumi Cipacing Permai, berangkat menuju Pantai Carita Banten.

Mereka berangkat bersama keluarga besar dari Tasikmalaya dan Subang.

“Saya diajak tetapi saya tidak bisa karena suami saya kebetulan anggota Polri yang sedang menjaga. Jadi enggak enak kalau ditinggalkan,” kata Lusiana di Aula Gedung Serbaguna Bumi Cipacing Permai, Senin (24/12/2018).

Lusiana mengatakan, kabar duka tersebut ia terima pada Minggu (23/12/2018) pagi.

Ada anggota keluarga yang memberi tahu bahwa rombongan keluarga besar Nanang Suherman menjadi korban tsunami di Selat Sunda.

“Saya sedang ada di Sukabumi, saya langsung buru-buru datang ke sini untuk memastikan. Ternyata benar,” katanya.

Berdasarkan informasi, jenazah bernama Feni dan Fico akan dikebumikan pada hari ini di Kota Cimahi.

Sedangkan jenazah Ita dan Rida dimakamkan di Tempat Pemakan Umum Cibeusi, Kecamatan Jatinangor.

Korban luka-luka pun telah tiba di Bumi Cipacing Permai menggunakan bus, sebagian besar korban lainnya mengalami luka semisal luka robek, lebam, dan patah tulang.

 

 

Sumber : http://www.tribunnews.com