5 Wilayah di Sumedang Jadi Pilot Project Budidaya Bawang Putih

by
SEBANYAK 5 wilayah di Kab. Sumedang diproyeksikan jadi program pilot project budidaya bawang putih.

Kelima wilayan itu meliputi Blok Sindulang Kec. Cimanggung,  Blok Cijambu Kec. Tanjungsari, Blok Sampalan Kec. Pamulihan, Blok Banyuresmi Kec. Sukasari dan Blok Cimungkal Kec. Wado.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab.Sumedang, Ir. Yosep Suhayat,  melalui Kepala Bidang Hortikultura H.Nani Kordiani di ruang kerjanya, Kamis (4/10/2018) mengatakan, dipilihnya wilayah tersebut, karena karakteristik ketinggiannya, yang berkisar di atas 1000-1400 dpl, cocok untuk budidaya bawang putih.

Sedangkan benih bawang putih yang bakal ditanam diareal seluas 15 hektar di kelima wilayah tersebut merupakan varietas sangga sembalun (benih lokal) dan GBL (great black leaf) produk impor dari Taiwan. 

“GBL ini setelah di tes DNA ternyata sama dengan sangga sembalun. Sehingga benih tersebut cocok untuk dibudidayakan oleh petani kita. Bahkan ada keunggulan lainnya, dimana GBL ini relatif toleran pada ketinggian. Dimana karakteristiknya bisa tumbuh pada ketinggian sekitar 900 dpl,” terangnya.

Jika pilot projek itu berhasil maka, sesuai janji Pemerintah Pusat, Kab.Sumedang bakal mendapat perluasan areal tanam seluas 50 hektar.

Untuk mengantisipasi kebijakan tersebut, maka kita prioritaskan hasil produksi bawang putih pada program pilot projek kali ini, guna pemenuhan benih lokal.

Oleh sebab itu, dalam.pelaksanaan pilot projek bawang putih di kelima wilayah tersebut akan melibatkab petugas dari Balai Pengawan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Jawa Barat. 

“Jadi nantinya hasil produksi program pilot projek itu, bakal menjadi cikal bakal benih lokal. Dengan begitu, untuk kebutuhan tanam ke depan, petani kita tidak lagi bergantung pada pasokan benih dari luar daerah, maupun hasil impor,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : http://www.galamedianews.com