7 Penyelundup Solar Ditangkap Bareskrim

by -47 views

Jatinangorku.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumedang ber­hasil mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, Jumat (12/9). ­ orang yang kini statusnya masih saksi, masing-masing Td, Id, Ru, Ab, Ta, Al, dan En diamankan di Dusun Cipacing, Desa Mekargalih, Kec. Pamulihan, Kab. Sumedang.

Selain mengamankan ketujuh orang tersebut, Polres Sumedang juga menyita barang bukti berupa mobil tangki berkapasitas 8.000 liter, satu unit mobil Mitsubishi L-300, dan minibus Isuzu Panther yang digunakan sebagai tempat penampungan solar.

Kasat Reskrim Polres Sume­dang, AKP Niko N. Adi Putra me­ngatakan, mereka yang diaman­kan sudah masuk dalam daftar tar­get operasi Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipiter) Ba­reskrim Mabes Polri.

“Rabu (10/9), tim Ba­reskrim Mabes Polri berkoordina­si dengan polres untuk menyelidiki du­gaan penyimpangan BBM solar di wila­yah hukum Polsek Pa­mu­li­han. Selanjutnya, kami segera ber­gabung dengan tim Bareskrim, me­lakukan pengintaian ke TKP,” katanya.

Setelah petugas yang melakukan pengintaian berhasil memastikan adanya aktivitas dugaan penyimpangan BBM solar, selanjutnya tim dari Bareskrim dan satreskrim serta personel dari Polsek Pamulihan segera bergerak ke TKP untuk melakukan penyergapan. “Ya, se­kitar pukul 18.00 WIB, Rabu (10/9), tim melakukan penyergapan ke TKP,” tandasnya.

Karena tindakan lanjut penyelidikan ditangani tim Bareskrim Mabes Polri, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan tentang perkembangan kasus tersebut. Apalagi keterlibatan pihak Polres Sumedang hanya mem-back up operasi tim Bareskrim, serta me­ngamankan barang bukti.

Sejumlah barang bukti yang ada di TKP sekarang diamankan di Ma­polsek Pamulihan. Namun belum bisa me­mastikan berapa kapasitas solar yang berhasil diamankan. Pasalnya, untuk saat ini pihaknya masih meminta bantuan petugas dari Badan Meteorologi Provinsi Jawa Barat, untuk meng­hitung volume solar di TKP.

“Memang, mobil tangki yang di­temukan di TKP kapasitasnya 8.000 liter. Tetapi solar itu sudah dipindahkan ke wa­dah yang lain. Sehingga butuh ahli untuk meng­ukur atau menghitung volume solar. Me­ngenai ke mana solar tersebut disalurkan, juga me­rupakan kewenangan Bareskrim yang menjelas­kan,” te­gasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/