7 Tempat Wisata Menarik dan Seru di Sumedang Jawa Barat

by

Salah satu tempat wisata menarik dan seru di Sumedang adalah Curug Sabuk. Curug Sabuk ini sendiri merupakan salah satu objek wisata alam yang berada di Kabupaten Sumedang yang bisa dibilang masih jarang dikunjungi.  Bagi yang ingin mengunjungi curug ini, lebih baik menyewa guide dari penduduk lokal, dikarenakan lokasinya yang berada di dalam hutan. Curug ini memiliki enam buah curahan air dengan ketinggian yang berbeda-beda.  Curahan tertinggi mencapai sekitar 70 meter.  Ada dua curahan air yang berdekatan membentuk seolah-olah curug kembar. 

Akses yang harus Anda tempuh, dari kota Bandung arahkan kendaraan menuju kota Sumedang.  Setibanya di kecamatan Jatinagor tepatnya diperhentian terakhir di kampus Unpad Jatinangor lanjutkan perjalanan ke arah Nanggorak yang ditempuh sekitar 1,5 jam berkendara.dengan kondisi jalan yang sempit dan menanjak. Setelah sampai di daerah Nanggorak (pemukiman warga) perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki (trekking) sekitar 4 km melalui jalan setapak melewati hutan dengan kontur yang menanjak.  Waktu tempuh berjalan kaki ini sekitar 3 jam perjalanan hingga tiba di lokasi curug tersebut berada.
 
 
 

Ketinggian Curug Ciputrawangi ini tidaklah terlampau tinggi. Di bawahnya terdapat kolam mungil yang menampung curahan air terjunnya. Kondisi alam seputar curug ini tetap alami dengan ditumbuhi rimbunnya pepohonan disekelilingnya. Sayangnnya tidak sedikit ditemui sampah berserakan yang di bawa oleh para pengunjung yang datang, serta banyak ditemui coretan-coretan di batu-batu.

Berjarak lebih kurang 10 Km dari pusat kota Sumedang ke arah Cirebon. Akses menuju curug ini tidaklah terlampau sulit. Mudah dijangkau dengan memakai kendaraan roda dua atau empat. Dari pusat kota sumedang, Anda bisa mengarahkan kendaraan menuju Cirebon sampai di simpang Legok. Ambil jurusan menuju Conggeang lewat jalan Legok-Conggeang sampai tiba di di Ciporong, setelah itu ambil arah menuju Desa Narimbang. Sesampainya di area parkir perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki melintasi jalan setapak dan sedikit menanjak. Keadaan jalan setapak ini tidakk terlampau baik bahkan licin seandainya hujan tiba. Telah tersedia juga area untuk parkir kendaraan meski tidak lumayan luas dan tetap berupa tanah merah (belum di semen atau beton atau di aspal). Di area parkiran ini sudah banyak dibangun saung yang menjual makanan dan minuman dan tempat-tempat duduk untuk sekedar beristirahat.

 

Sumedang masih banyak mempunyai potensi wisata yang tersembunyi dan belum tertata oleh dinas pariwisata ataupun daerah setempat. salah satunya yaitu di daerah Sumedang Selatan, tepat nya mengunjungi wilayah Desa Citengah. Di sepanjang perjalanan, pemandangan khas pedesaan tanah pasundan menyambut dengan ramah. Hutan di kawasan ini masih lebat dan bagus. Ini terlihat dari debit air di curug yang besar serta jernih. Bukti lainnya terlihat dari banyaknya lutung menghuni kawasan ini. tidak membuang waktu saya pun bergegas mendekati, jernih nya air mengundang para pelancong yang datang untuk menikmati kesegaran nya. Dari dekat ternyata undakan nya ada tiga buah, sayang sekali karena sulit nya akses menuju puncak undakan, saya hanya bisa menikmati keindahan nya dari bawah.

4. KAMPUNG TOGA

Kampung Toga merupakan kawasan wisata terpadu yang letaknya dekat dengan pusat kota Sumedang. Di tempat ini tersedia berbagai macam fasilitas rekreasi di tengah suasana pedesaan Jawa Barat yang cocok sebagai tempat berlibur bagi keluarga. Konsepnya, Kampung Toga disiapkan untuk kawasan wisata berwawasan lingkungan.

Lokasi yang dekat dengan pusat kota Sumedang memudahkan dalam mengaksesnya. Jaraknya sekitar 2 km dari pusat kota ke arah selatan. Kontur kawasannya berupa perbukitan yang alami dengan nuansa yang alami. Dari atas puncak bukit Toga akan terlihat hamparan pesawahan, perkebunan dengan panorama khas tatar Sunda.

Fasilitas yang tersedia di Kampung Toga ialah 20 buah villa berbagai tipe. Fasilitas kolam renang untuk orang dewasa dan anak-anak, restoran dengan fasilitas lesehan, tempat pertemuan (meeting) dan ruang terbuka. Ditambah dengan adanya fasilitas outbond olah raga dirgantara seperti paralayang dan gantole.

5. GUNUNG KUNCI

Wisata Alam Gunung Kunci merupakan bukit yang berada di sekitar Kota Sumedang, sehingga bila kita berada di puncak bukit akan terbentang pemandangan kota secara keseluruhan, ditumbuhi dengan tingginya pohon-pohon pinus dan sejuknya udara khas Kota Sumedang memberi warna tersendiri bila melepas penat untuk menikmati suasana asrinya alam ini. Secara keseluruhan sarana dan prasarana di dalam wisata sudah bagus sejak mengalami renovasi pada tahun 2006, dari mulai pintu gerbang masuk kawasan, jalan setapak, gapura, hingga sarana toilet umum telah tersedia, ditambah dengan adanya warung untuk sekedar pelepas dahaga dan lapar pun ada secara terbatas.

6. WISATA AGRO DI KAMPUNG NANGORAK

Sesuai dengan namanya, tempat wisata ini mengandalkan objek rumah pohon sebagai salah satu fasilitasnya. Rumah pohon yang berada di tempat wisata ini bisa dijadikan tempat berkumpul dan beristirahat wisatawan. Bagi yang mau menginap, bisa juga menggunakan rumah pohon sebagai tempat penginapan. Di rumah pohon ini dilengkapi dengan berbagai perlengkapan, sehingga yang menginap bisa melakukan berbagai aktivitas sebagaimana layaknya di rumah sendiri seperti memasak, memancing, berkumpul dan berbagai aktivitas lainnya.

Di sini terdapat empat buah rumah pohon yang bisa digunakan oleh wisatawan. Letaknya berada di kaki Gunung Rengganis, sehingga dari rumah pohon ini wisatawan bisa menikmati suasana pegunungan yang alami. Konsep rumah pohon yang ditawarkan kepada wisatawan merupakan konsep pelayanan mandiri, dimana wisatawan dapat melakukan kegiatan di rumah pohon ini tanpa terganggu oleh pengelola wisata. Untuk setiap rumah-masing-masing memiliki fasilitas layaknya di rumah sendiri dengan sistem pelayanan secara mandiri.

7. ALUN-ALUN SUMEDANG

 

Inilah salah satu ikon nya Kota Sumedang yaitu Alun-alun Sumedang. Wisata yang murah meriah dan tentunya merakyat. Alun-alun Sumedang ini dikelilingi oleh bangunan penting sebagai tanda pusat kota. Di sekeliling Alun-alun Sumedang diisi dengan bangunan penting yaitu kompleks pendopo Kabupaten Sumedang yang letaknya di sebelah selatan dan Gedung DPRD di sebelah utaranya. Sementara di sebelah timur ada bangunan penjara, dan Masjid Agung Sumedang di sebelah baratnya.

Jika dahulu kala Alun-alun ini berupa tanah lapang yang ditumbuhi rerumputan dan pepohonan di sekelilingnya, maka pada saat ini telah berubah menjadi tempat bermain bagi masyarakat yang dilengkapi dengan taman dan beberapa buah bangunan untuk berteduh seperti gazeboo, beberapa buah tempat duduk berupa kursi panjang di bawah naungan pepohonan. Ada juga air mancur dan kantin untuk sekedar membeli makanan ringan. Di tengah Alun-alun ini terdapat monumen peninggalan jaman Belanda yaitu monumen Lingga yang didirikan pada tahun 1902. Di sekeliling alun-alun diberi pembatas pagar dari besi dan tembok.