980 Praja IPDN Jatinangor Diwisuda

by
980 Praja IPDN Jatinangor Diwisuda
980 Praja IPDN Jatinangor Diwisuda

Sebanyak 980 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melaksanakan wisudawan di Gedung Balairung Rudini Kampus Kader Pelopor dan Penggerak Revolusi Mental di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (5/8/2019). Pelaksanaan wisuda itu turut dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo dan sempat terjadi kericuhan dikalangan orangtua praja yang tidak boleh masuk ke dalam ruangan sidang.

Ratusan wisudawan itu terdiri atas lulusan Program Diploma (D-IV) sebanyak 598 orang, Program Strata (S1) sebanyak 146 orang, Program Strata 2 (S2) sebanyak 161 orang, Program Strata 3 (S3) sebanyak 37 orang dan Program Profesi Kepamongprajaan sebanyak 38 orang. Pada program D-IV, praja yang lulus dengan predikat Dengan pujian sejumlah 121 orang.

Sedangkan lulusan terbaik diperoleh Alexander Lendie Nicholas asal daerah pendaftaran Jawa Barat dengan IPK 3,724 dan berhak menerima penghargaan Kartika Asta Brata. Untuk Program S1 sejumlah 66 orang lulus dengan predikat dengan pujian dan Sarto Sirenden asal pendaftaran Provinsi Sulawesi Tengah menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,782, serta mendapat penghargaan Kartika Pradnya Utama. Septi Andam Dewi yang merupakan ASN di IPDN menjadi lulusan terbaik pada Program S2 dengan raihan IPK 3,83 sedangkan Hadi Prabowo yang saat merupakan ASN di Kementerian Dalam Negeri menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,89. Untuk Program Profesi Kepamongprajaan, Encep yang merupakan ASN di Kabupaten Tangerang menjadi lulusan terbaik dengan perolehan IPK 3,96.

Rektor IPDN, Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi, SH., S.Sos., M.Si menjelaskan, secara keseluruhan, semenjak berdiri IPDN telah berhasil mewisuda lulusan Program D-IV sebanyak 23.683 orang, lulusan Program S1 sebanyak 2.486 orang, lulusan Program Pasca Sarjana (S2) sebanyak 1.957 orang, lulusan Program Doktoral (S3) sebanyak 79 orang dan lulusan Program Profesi Kepamongprajaan sebanyak 157 orang.

IPDN yang diresmikan sebagai Kampus Kader Pelopor dan Penggerak Revolusi Mental oleh Presiden Ir, Joko Widodo pada tanggal 15 Juni 2015 terus berupaya memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” kata Murtir.

Ia mengatakanm upaya pembenahan manajemen pendidikan pun terus dilakukan, antara lain dengan terus meningkatkan penyelenggaraan pendidikan. Saat ini, katanya, IPDN memiliki 282 orang dosen di antaranya 66 asisten ahli, 152 lektor, 50 lektor K0kepala dan 14 guru besar.

“Seluruh wisudawan yang hadir pada acara wisuda kali ini merupakan kader yang telah dibekali sikap, ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan mampu menjawab dan meneruskan estafet kepemimpinan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri RI dan pemerintahan daerah di seluruh Indonesia,” harap Murtir.

sumber: galamedianews