Ada Penolakan, DPRD Minta Jatigede Tetap Digenangi Tahun Ini

by -8 views

Jatinangorku.com – Anggota DPRD Jawa Barat meminta pemerintah tetap melakukan penggenangan Waduk Jatigede pada 1 Agustus mendatang. Sebelumnya sejumlah warga Orang Terkena Dampak (OTD) mengeluh lantaran proses penggenangan akan berdampak bagi lingkungan dan sosial mereka.

Anggota Komisi IV Waras Warsito mengatakan, berbagai keluhan itu jangan menjadi penghalang penggenangan mengingat manfaat waduk yang sangat besar dan harus segera dirasakan masyarakat luas.

“‎Keluhan warga bisa diselesaikan dengan baik tanpa harus menunda penggenangan. Pemerintah akan bertanggungjawab dengan segera memenuhi kewajiban kepada warga yang terkena dampak pembangunan,” tutur Waras‎ kepada wartawan, Kamis (2/7/2015).

Dia mengatakan, waduk yang terletak di Kabupaten Sumedang itu manfaatnya lebih besar. Bahkan luar biasa bisa mengairi sawah di tujuh kabupaten/kota.

“Jadi itu yang harus dipikirkan,” tutur

Waras menuturkan, persoalan sosial yang selama ini selalu dikeluhkan masyarakat harus dikaji lebih baik terutama dari sisi kebenarannya. Politikus PDI Perjuangan itu menilai, ada warga yang mengada-ada dalam menyampaikan keluhannya.

“Masyarakat harus terbuka dan tidak aji mumpung. Kadang-kadang masyarakat nakal juga. Ganti rugi sudah disepakati sekian, begitu mau dibayar, harga tanah naik. Naik kata siapa? Ada juga yang mengaku dulunya bekerja di situ, padahal enggak ngapa-ngapain,” ungkapnya.

Oleh kerena itu, Waras menghimbau masyarakat lebih bijak lantaran waduk ini akan memberi manfaat yang besar. Waras pun menilai, pemerintah tidak akan menutup mata jika memang terdapat warga yang dirugikan akibat dampak sosial pembangunan.

“Kalau benar, datanya konkrit, karena ini kebutuhan mendesak buat masyarakat dan pemerintah, saya pikir pemerintah tidak nutup mata,” ujarnya.

Sebelumnya, tim Advokasi Aliansi Rakyat Jatigede yang terdiri dari sejumlah lembaga non-pemerintah meminta pemerintah menunda penggenangan Jatigede mengingat masih banyaknya OTD yang belum diperhatikan.

Mereka pun meminta Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi OTD.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/