AFP Coba Kualitas Venue Futsal di Jatinangor Ada Kekurangan, Silahkan Sampaikan

by -242 views

 

Piala Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat kembali digelar pada 24 Juli-1 Agustus 2016 yang diikuti 11 tim putra dan 7 tim putri Kabupaten dan kota se-Jabar. Kejuaraan yang digelar di GOR Futsal Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang sekaligus tes venue PON XIX September mendatang.

Ketua AFP Jabar Sadar Muslihat menuturkan, kejuaraan yang diikuti oleh 11 tim putra dan 7 tim putri memang disesuaikan dengan kuota peserta pada PON nanti, sambung dia, selain itu format pertandingan, peraturan, wasit dan sarana pendukung pertandingan lainnya juga disesuaikan seperti PON XIX.

“Bisa disebut simulasi pertandingan dan mensosialisasikan PON kepada peserta,” ucapnya kepada wartawan saat ditemui di GOR Futsal Jatinangor, Minggu (24/7).

 

Selain itu, lanjut Sadar, usia para peserta memang sengaja dibatasi dan hanya atlet di wilayah Jabar saja. Sebab, selain tes venue sekaligus ajang pembibitan atlet muda. “Atlet muda terus kami cari untuk diturunkan pada Porda Jabar 2018 dan PON XX 2020 mendatang,” tegasnya.

Kemudian Sadar menilai, bila melihat dari segi venue GOR futsal yang akan digunakan PON XIX pertengahan September 2016, kata dia, semua sudah cukup ideal dan bertaraf internasional karena sejauh ini di Jabar sendiri belum ada venue yang bisa dibilang sudah representatif. “Di Jabar memang banyak lapangan futsal tapi belum ada lapangan sebaik ini,” tuturnya.

Sadar berharap pasca PON XIX, venue GOR futsal tersebut nantinya bisa dikelola oleh AFP Jabar, sebab bila melihat lebih jauh Jabar bisa menjadi tuan rumah kejuaraan futsal tingkat nasional karena memiliki lapangan yang memadai. “Harapan kami demikian, agar pembinaan atlet memiliki wadah untuk latihan jadi prestasi tim futsal Jabar bisa lebih berkembang,” terangnya.

Dipihak lain, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jabar Ucup Yusuf mengatakan, diselenggarakan tes event karena ingin menunjukan kepada semua kontingen peserta PON XIX bahwa Jabar sudah siap menyelenggarakan olahraga akbar empat tahunan. “Semua sudah siap, paling menata perlengkapan sarana pendukung pertandingan,” imbuhnya.

Kata Ucup, tes event ini digelar juga untuk mengtahui apa saja kekurangan yang dirasakan oleh panitia pelaksana pertandingan dari masing-masing cabor kemudian dievaluasi yang harus dibenahi lalu menyampaikan kepada bidang pertandingan PB PON XIX untuk ditindaklanjuti.

“Sampai hari ini belum ada informasi dari setiap cabor mengenai kendala venue, ya’ saya harap semua sudah siap digunakan saat PON nanti,” tandasnya