Aher Ajak Seluruh Media Tebar Pesan Kedamaian

by -31 views
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengajak seluruh media di Indonesia khususnya Jawa Barat agar menebar pesan perdamaian demi menciptakan keharmonisan dalam berbangsa dan dunia.
Hal tersebut disampaikan Aher sapaan akrabnya usai melakukan pembukaan acara international Conference, The 5th Annual Meeting International Broadcasting Authority Forum (Ibraf) 2017.
Jawa Barat sendiri menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Conference, The 5th Annual Meeting International Broadcasting Authority Forum (Ibraf) 2017. Dengan membawa pesan “From West Java for A Harmonious World, Media for World Harmony”, Aher berharap media mampu berperan dalam menjaga keharomisan dunia melalui jutaan kata melalui berita yang diproduksinya .
Pertemuan ini dijelaskan Aher merupakan sebuah upaya untuk mambangun penyiaran yang sehat, media yang sehat, karena hasil dari media itu dinikmati oleh miliaran manusia di dunia. Sehingga menurut dia bisa dibayangkan jika media memproduksi kata-kata kotor, memprovokasi, atau membuli, apa jadinya masyarakat.
Menurut Aher, kini saatnya media menggunakan fungsinya untuk membawa pesan damai secara masif demi keharmonisan dunia. Bukan malah menebar pesan provokatif yang justru memecah ketenteraman umat di dunia.
“Mari kita hadirkan media yang membawa pesan keharmonisan dunia, bukan perpecahan dunia. Itu pesan utamanya dari Jawa Barat untuk dunia,” kata Aher usai pembukaan acara Ibraf, di Trans Studio Hotek, Bandung, Rabu (22/2/2017).
Terlebih dalam sehari media memproduksi jutaan kata-kata dalam pemberitaan-pemberitaan yang dilakukan. Baik media konvensional maupun melalui media sosial. Sehingga saat ini rentan pemberitaan bohong atau Hoax yang diterima masyarakat.
“Saya sangat berharap bahwa ini adalah pertemuan yang sangat berharga. Pertemuan yang membangun komitmen bahwa media itu ada untuk mengharmoniskan dunia, untuk membangun pikiran supaya lebih teduh, lebih baik,” harap Aher.
Oleh karenanya, ia mengajak seluruh pihak agar menampilkan kata- kata baik dalam setiap pemberitaan, walaupun dalam keadaan marah sekalipun tetap harus disajikan dengan kata-kata yang baik, kata-kata yang tidak berkonotasi negatif untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan tidak pemarah.
“Meskipun ada kritikan, diharapkan disampaikan dengan baik jangan sampaikan menggunakan kata-kata kotor sehingga mempengaruhi masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Ibraf merupakan forum media penyiaran di bawah naungan Organisasi Konferensi Islam (OKI). Namun, pada konferensi Ibraf tahun ini hadir pula peserta dari negara-negara non-OKI, seperti Amerika Serikat, Belanda, Portugal, Jerman, Taiwan, Hong Kong, dan Korea Selatan. Negara-negara tersebut tertarik untuk ikut serta karena isu strategis yang diusung pertemuan Ibraf 2017