Aher akan Protes Kalau Ruang Kerja Dimasuki Pokemon

by -43 views
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menegaskan akan melakukan protes jika permainan ‘Pokemon Go’ sampai masuk ke ruangan kerjanya atau lingkungan kerja seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Hal ini berdasarkan kepada pengalaman dia yang menemui anak bungsunya sedang bermain ‘Pokemon Go’ di rumah dinas Gedung Pakuan sehabis Aher pulang kerja, Kamis (21/7) kemarin. Saat itu dia bertanya mengapa buah hatinya sedang berlari-lari ke sana ke mari.
“Ternyata sedang bermain ‘Pokemon Go’. Saya tanya dapat Pokemon di mana saja, dia jawab di depan dekat tiang bendera, di dekat genset, di dekat kolam, dan di dekat kandang burung,” kata Aher kepada wartawan saat ditemui di Gedung Sate, Bandung, Jumat (22/7).
“Saya tanya lagi apakah dia menemukan ‘Pokemon’ di ruangan saya, dia jawab tidak ketemu. Alhamdulillah tidak ada. Kalau sampai ada ‘Pokemon’ di ruangan kerja saya berarti tidak ada rahasia lagi, dong. Saya akan protes kalau sampai ada,” tambah Aher.
Dia menegaskan, para pemain ‘Pokemon Go’ dilarang untuk memainkan permainan itu di lingkungan instansi pemerintahan seperti Gedung Sate. Sebab, dipastikan akan mengganggu kerja aparat pemerintahan.
“Di halaman juga jangan, sebab pasti akan mengganggu. Nanti tiba-tiba ada orang dari luar masuk ke Gedung Sate untuk mengejar ‘Pokemon’. Janganlah bermain di sini,” kata Aher.
Meski demikian, dia mengimbau warga yang kegandrungan bermain ‘Pokemon Go’ untuk tidak menaruh Pokemonnya di sembarang tempat. Sebab dikhawatirkan akan menimbulkan masalah bagi warga lainnya.
“Nanti bisa mengganggu lalu lintas atau menyebabkan kecelakaan. Ya, jangan sembarangan juga bermainnya,” kata Aher.
Ketika ditanya apakah akan mengusulkan pemblokiran permainan ‘Pokemon Go’ kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, Aher mengaku saat ini masih menunggu hasil kajian dari pemerintah pusat tentang permainan ini terlebih dahulu.
“Yang jelas, prinsipnya tidak boleh hal-hal seperti itu mengganggu pekerjaan. Jangan juga mengganggu keselamatan warga dan juga keamanan negara,” pungkas Aher