Aher, “Daging Celeng Jangan Masuk Jabar”

by -18 views

Aher, “Daging Celeng Jangan Masuk Jabar”

Jatinangorku.com – Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten/kota mengoptimalkan pengawasan pasokan daging sebagai antisipasi masuknya daging celeng ke wilayah Jabar.

“Kita dapat informasi aparat kepolisian berhasil mengungkap pasokan daging celeng di daerah Lampung. Katanya, ada 40 ton akan dipasok ke wilayah Jabar. Pokoknya awasi jangan sampai masuk ke sini (wilayah Jabar),” katanya.

Untuk itu, Aher mengimbau agar dinas terkait meningkatkan pengawasan. Jangan sampai peredaran daging celeng menodai bulan Ramadan dan Idulfitri.

Terkait kenaikan harga beberapa komoditas kebutuhan pokok masyarakat, Aher berjanji akan menelusuri penyebabnya. “Kita lihat nanti apa ada indikasi permainan para penimbun. Saat ini kita koordinasi dengan Polda Jabar,” tegasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan 1435 H, Pemkot Bandung akan memantau pasar-pasar dan mal. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui dan memastikan ketersediaan bahan pokok di semua pasar. Selain untuk mengetahui kemungkinan adanya bahan pokok ilegal seperti daging celeng dan ayam tiren (mati kemarin).

“Seperti biasanya jelang Ramadan, kita akan memantau semua pasar di Kota Bandung. Kita ingin memastikan stok bahan pokok tersedia di pasar, sekaligus mengantisipasi bahan-bahan pokok yang ilegal,” kata Kepada Dinas Koperasi, UMK, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bandung, Ema Sumarna di sela-sela acara pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Rentenir.

Untuk stok daging sapi, pihaknya sudah koordinasi dengan Asosiasi Pedagang Daging Sapi Indonesia (Apdasi). “Laporan terakhir daging sapi stoknya aman,” ujarnya.

Ema menjelaskan, pada bulan Ramadan kebutuhan masyarakat terhadap bahan-bahan pokok akan meningkat. Untuk itu, pihaknya merancang untuk melaksanakan operasi pasar berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Karena operasi pasar wewenang pemprov, maka kita akan berusaha keras supaya Kota Bandung menjadi salah satu titik operasi pasar pada Ramadan tahun ini,” tambahnya.

Pelaksanaan operasi pasar ini akan disinergikan dengan bazar Ramadan. Pihaknya akan menggendeng grosir dan pengusaha untuk menyediakan sembako murah untuk masyarakat.

“Selain operasi pasar, kita juga akan menggelar bazar Ramadan dengan menyediakan sembako murah,” tandasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/