Aher Dukung Langkah Polda Jabar Tangani LGBT

by -95 views
Aher Dukung Langkah Polda Jabar Tangani LGBTGubernur Jawa Barat mendukung langkah dari Kepolisian Daerah Jawa Barat yang membentuk Satgas khusus untuk menangani kemungkinan aktivitas menyimpang Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) terjadi di Jawa Barat.
“Saya mendukung polda tim khusus, karena itu akan mengganggu ketentraman publik, karena kita kan yang ketat terhadap adat istiadat kearifan lokal dan agama, tentu tidak membenarkan terjadi pernikahan sesama jenis, itu adalah sebuah penyimpangan sosial, penyimpangan agama,” ungkap Gubernur yang biasa disapa Aher ini, di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (25/5/2017).
Pihaknya pun akan terus berkoordinasi dengan Polda Jabar terkait kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Ia menilai, LGBT merupakan penyimpangan yang tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan, sosial, maupun agama. Sehingga tidak ada pembenaran untuk segala aktifitas LGBT.
Untuk itu dirinya menilai, larangan tersebut bukan hanya untuk masyarakat Jabar, namun diluar Jabar pun pasti menganggap LGBT merupakan bentuk penyimpangan.
“Tentu ini adalah penyimpangan, bukan atas nama Jabar saja, atas nama nilai kemanusiaan, nilai agama yang tidak membenarkan hal itu , di jabar maupun diluar jabar, harus tidak diterima, harus tidak dibenarkan, khususnya diwilayah Gubernur Jawa Barat tidak boleh ada,” tegasnya.
Ia menambahkan, kalupun nantinya ada, maka masyarakat tersebut harus segera dibina, sehingga akan kembali kepada prilaku yang sebenarnya sebagai manusia.
Sebelumnya, Rabu (24/5/2017), Polda Jawa Barat membentuk satgas khusus untuk menangani aktivitas menyimpang Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) di Jawa Barat. Pembentukan satgasus ini untuk mencegah hal seperti kasus penangkapan 141 pria penyuka sesama jenis di sebuah tempat fitnes di Jakarta, terjadi di Jawa Barat.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan satgasus ini dipimpin Disreskrimum Polda Jabar, terdiri atas unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan TNI. Anton meminta masyarakat pun turut serta dalam penanggulangan masalah sosial tersebut di Jawa Barat.
Anton mengatakan pihaknya tengah mencurigai sejumlah pergerakan penyimpang kaum LGBT ini di Jawa Barat. Namun, Anton enggan menyebutkan pihak atau lokasi yang dicurigai tersebut. Dengan adanya satgasus ini, Anton berharap kaum LGBT mengurungkan niatnya untuk menggelar kegiatan atau pergerakan yang meresahkan masyarakat