Aher, “Kami Bekerja untuk Jabar”

by -24 views

Aher, “Kami Bekerja untuk Jabar”

Jatinangorku.com РUNIVERSITAS Padjadjaran (Unpad) Bandung menyandingkan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sebagai tokoh yang dinilai pantas dianugerahi Padjadjaran Utama. Penghargaan dari Unpad diberikan pada puncak Dies Natalis ke-56 Unpad di Graha Sanusi Hardjadinata, Rabu (11/9).

Lalu, apakah itu pertanda mereka akan diduetkan sebagai calon presiden dan calon wakil presiden? Maklum saja, jelang tahun politik 2014 mendatang setiap momentum selalu jadi isu politik.

Ketika hal itu ditanyakan, orang nomor satu di Jawa Barat itu langsung tertawa. “Itu hanya isu. Tanya saja ke Unpad,” ujar Aher, panggilan akrab Ahmad Heryawan.

Menurutnya, anugerah tersebut merupakan penghargaan dari manusia kepada manusia. “Kami tidak mengharapkan penghargaan itu. Kami hanya bekerja untuk Jabar,” katanya saat berbincang dengan wartawan di Gedung Sate, Jln. Diponegoro.

Bagi Aher, selain mendapat penghargaan dari Rektor Unpad Ganjar Kurnia, yakni Anugerah Padjadjaran Utama, kemarin pun ia menyabet penghargaan dan tanda kehormatan Wredatama Nugraha Tingkat Utama dari Ketua Perhimpunan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Jabar.

Penghargaan dan tanda kehormatan Wredatama Nugraha Tingkat Utama diberikan pada acara HUT PWRI ke-51 di Gedung Sate. Heryawan dinilai nyaah kepada orangtua di Jabar.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari komunikasi yang harmonis antara orangtua dan anak muda. Istilahnya budak nyaah ka kolot dan kolot nyaah ka budak,” ujarnya sambil tertawa.

Sebelumnya, Dahlan Iskan sangat mengapresiasi kinerja salah satu fakultas di Unpad, yaitu fakultas farmasi. Peneliti dari fakultas itu berhasil menemukan obat kolesterol dan diabetes berbasis nonkimia.

Beberapa bulan lalu, Dahlan mengaku sempat datang ke Unpad dan berdiskusi dengan beberapa ahli dari fakultas farmasi. Temuan itu disampaikan pada Dahlan. Ia lalu berencana memproduksi obat itu secara massal.

“Beberapa hasil penelitian saya minta untuk diproduksi di BUMN, yaitu Kimia Farma,” katanya.

Ia berharap, Fakultas Farmasi bisa terus menghasilkan karya untuk kemajuan bangsa seperti yang sudah dilakukan selama ini. “Para ahli dan peneliti dari fakultas farmasi ternyata banyak menghasilkan penelitian aplikatif dan mendasar,” tandasnya.

Sumber : http://klik-galamedia.com