Aher Sesalkan Kasus Kekerasan di IPDN

by -13 views

Jatinangorku.com – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyesalkan kekerasan kembali terjadi di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Pasalnya, peristiwa seperti ini bukan pertama kali terjadi.

Peristiwa teranyar, praja IPDN diduga melakukan pemukulan terhadap dua taruna akademi militer saat melakukan kunjungan pada pertengahan November lalu.

“Cukup ya. Jangan sampai ada lagi. Enggak dibenarkan itu,” ujar Aher kepada wartawan di Gedung Sate, Senin (30/11/2015).

Dia terlihat kesal dan tak mengira sekolah praja tersebut kembali melakukan kekerasan. Proses revolusi yang setiap tahun digulirkan ternyata kurang berpengaruh.

“Aya-aya deui (ada lagi ada lagi). Dikira sudah cageur (dikira sudah benar),” katanya.

Apapun alasannya, menurut dia, kekerasan dalam pendidikan tidak boleh terjadi. Sebab, tidak ada ajaran yang membenarkan soal kekerasan.

“Enggak boleh itu. Justru pendidikan itu mengajarkan kita untuk tidak ada kekerasan,” bebernya.

Seperti diketahui, aksi kekerasan yang terjadi di IPDN terhadap taruna akmil dilakukan pada pertengahan November lalu. Latar belakang pemukulan lantaran ada taruna akmil yang melakukan foto di tangga seribu.

Tangga tersebut dianggap sakral oleh sejumlah praja di sana. Akibatnya, kini lima praja di IPDN mendapat sanksi pemecatan.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/