Akibat Banjir Kelangsungan Perindustrian di Jatinangor Terancam

by -28 views

Banjir yang sering merendam kawasan Jalan Raya Garut-Bandung atau Jalan Raya Bandung-Garut,  berpengaruh terhadap kelangsungan perindustrian yang ada di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Hal itu dikatakan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumedang, Endang Juhana kepada eljabar.com saat ditemui di Jatinangor, Rabu (9/11). Menurutnya, akibat banjir perusahaan-perusahaan  tidak bisa melaksanakan kegiatan perindustrian. “Musibah banjir yang kemarin sempat terjadi di jalan provinsi itu sangat berpengaruh terhadap kelangsungan dunia industri. Banjir ini faktor utama penyebab terhentinya sementara kegiatan industri itu,” kata dia.
Bahkan, menurut Endang, saat banjir menerjang kawasan tersebut sering kali banyak karyawan beberapa perusahaan bolos kerja atau terpaksa diliburkan. Pasalnya, beberapa pekerja diantaranya beralasan jika terjebak kemacetan atau kendaraannya mogok karena menerjang banjir.
Parahnya lagi, para buyer tetap perusahaan terkadang harus membatalkan transaksi dengan perusahaan. Dikarenakan para buyer tidak dapat melakukan transaksi dengan cara bertemu langsung pemegang mandat perusahaan untuk pembelian produk. “Bahkan pengiriman produk kepada buyer juga telat karena terjadinya kemacetan itu. Tentunya ini sangat merugikan perusahaan yang juga harus konsisten untuk dapat membayar upah ke pekerjanya,” katanya.
Endang mengatakan, jika banjir yang kerap melanda kawasan tersebut tidak segera dicarikan solusi, maka pihaknya khawatir kelangsungan dunia industri di Cimanggung dan Jatinangor akan terpuruk. “Kerugian perusahaan cukup besar akibat banjir ini. Sebenarnya para buyer bisa memaklumi atas musibah ini. Hanya saja perusahaan tetap saja menanggung kerugian yang cukup besar,” kata dia.
Pemerintah, lanjut dia, harus berupaya maksimal mencarikan solusi jangka panjang agar banjir tak terus-terusan merendam jalan tersebut yang juga merupakan akses utama pertumbuhan roda perekonomian Jawa Barat. “Setiap musim penghujan tiba, pasti jalan tersebut sering tergenang banjir. Ini harus dicari penyebab pasti banjir tersebut. Agar cepat dapatkan solusinya,” kata dia.