Akses Menuju Tasikmalaya Semakin Mudah, dari Solo Cukup 60 Menit

by -221 views

Tepat pukul 13.07 WIB, pesawat Wings Air jenis ATR 72-600 mendarat di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya, Rabu, 28 Maret 2018. Pesawat  yang terbang dari Bandara Adi Soemarmo, Solo itu untuk pertama kalinya membawa penumpang menuju  Kota Tasikmalaya.

Dengan alunan degung sunda khas Tasikmalaya, pendaratan pesawat yang membawa rombongan dari Pemerintah Kota Solo itu langsung disambut oleh Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman.

Pertukaran cendera mata antara Budi dan perwakilan Disperindag Kota Solo menjadi pertanda diresmikannya rute penerbangan baru dari Tasikmalaya menuju Solo.  Kini, warga Tasikmalaya maupun warga Solo bisa saling berkunjung hanya dengan jarak tempuh 60 menit, menggunakan pesawat.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, sangat menyambut baik rute penerbangan baru tersebut. Budi menyatakan, penambahan rute tersebut adalah hasil usulan Pemerintah Kota Tasikmalaya kepada Kementerian Perhubungan RI. Tujuannya tak lain untuk membuka kemudahan orang menuju Tasikmalaya, sehingga investasi di Tasikmalaya semakin mudah. Selain itu, kunjungan pariwisata ke kawasan Priangan Timur juga bisa lebih meningkat.

“Ini sesuai usulan kami, setelah penerbangan Jakarta-Tasikmalaya. Dari hasil evaluasi penerbangan Tasikmalaya-Jakarta, tingkat kepadatan penumpangnya mencapai 80 persen. Penambahan rute ini tentu akan membuka kemudahan akses menuju Tasikmalaya,” ujar Budi Budiman.

Menurut Budi, Pemerintah Kota Tasikmalaya memang tidak secara langsung menerima pendapatan asli daerah atas keberadaan Bandara Wiriadinata. Namun demikian, penambahan rute penerbangan ke Solo dan sebaliknya akan sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi di kota Tasikmalaya.

“Iklim investasi kami yakini akan menggeliat. Kita akan dipermudah saat akan membuat event tingkat nasional, karena persyaratan untuk membuat eventnasional itu kan bagaimana daerah itu mudah dikunjungi. Mudah-mudahan iklim ekonomi dan pariwisata kita jadi lebih sehat,” kata Budi.

Kedepan, Pemkot Tasikmalaya juga mendorong Kemenhub untuk mengembangkan Bandara Wiriadinata Tasikmalaya. Pemkot Tasikmalaya juga sudah menyiapkan lahan seluas 2500 meter persegi untuk pengembangan bandara yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, 11 Juni 2017 lalu.

“Kami pun mendorong penambahan rute, jadi tidak hanya ke Jakarta dan Solo. Saat ini kenapa ke Solo dan Jakarta? Agar akses ke wilayah lain bisa semakin mudah.  Dengan ke Solo, kita bisa lebih mudah ke Surabaya atau ke Lombok, dari Jakarta bisa ke Papua dan ke Sumatra, jadi di bandara itu bisa transit,” ucap Budi.

 

Optimistis

Sementara itu, Kepala Bandara Wiriadinata Tasikmalaya Masrukhin mengatakan, mulai 28 Maret 2018, rute penerbangan Solo-Jakarta dijadwalkan terbang pukul 11.25 dari Solo, dan tiba di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya, pukul 12.20. Sementara penerbangan dari Tasikmalaya ke Solo dijadwalkan pukul 12.40 WIB, dan tiba pukul 13.40 WIB. 

Masrukhin pun optimistis rute baru Tasikmalaya-Solo atau sebaliknya akan ramai seperti rute Tasikmalaya-Jakarta. Keyakinan tersebut muncul lantaran warga Tasikmalaya mayoritas merupakan pedagang. Sehingga kecepatan dan kemudahan aksebilitas menjadi yang utama dalam mengembangkan bisnisnya.

“Untuk Tasikmalaya ini secara umum masyarakatnya pedagang, banyak juga yang merantau. Setiap hari-nya demand penumpang-nya mencapai 80 persen, sementara akhir pekan bisa penuh,” ujar Masrukhin.

Kembangkan bandara

Dengan ramainya  penerbangan dari Bandara Wiriadinata, Kemenhub RI juga berkomitmen mengembangkan  bandara tersebut.  Masrukhin menyebutkan, tahun ini Kemenhub RI akan membangun sejumlah fasilitas baru seperti terminal tunggu keberangkatan, parkir, ruang tunggu taksi, avron, dan perpanjangan lintasan.

“Untuk saat ini fasilitas memang masih jauh dari sempurna, baik itu dari sisi ruang tunggu, dan fasilitas lainnya. Ke depannya semoga lebih baik lagi. Kita pun berharap peralatan navigasi bisa semakin dilengkapi oleh Airnav,” ucap Masrukhin.***

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com