Aksi Pengedar Uang Palsu Terbongkar saat Membeli Ikan Tawes di Pasar Tanjungsari

by -48 views

Sukma yang mengaku asal Medan ini membeli ikan tawes dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu.

Namun saat menerima uang pecahan Rp 100 ribu, pedagang ikan, Iis Suryati (55) curiga. “Pelaku membeli ikan tawes dengan harga Rp 17 ribu dan menyerahkan uang selembar pecahan Rp 100 ribu. Saat saya pegang curiga karena seperti uang palsu,” kata pedagang ikan asal Sukarapih, Kecamatan Sukasari ini kepada polisi, ).

Pelaku bersikukuh itu bukan uang palsu dan terjadi keributan serta mengundang warga pasar mendekat. Untuk menghindari keributan dan terjadi aksi main hakim sendiri, pelaku yang memakai baju warna biru dan celana jins warna biru digiring warga pasar ke pos keamana pasar.

Sempat dilakukan interogasi dan saat bersamaan pedagang lain yang sempat didatangi pelaku berdatangan dan mengaku kalau uang yang diberikan pelaku palsu. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Tanjungsari yang berjarak sekitar 500 meter dari Pasar Tangjungsari.

Polisi menemukan adan enam lembar pecahan uang Rp 100 ribu yang diduga palsu. Saat diinterogasi, pelaku berbelit-belit. Kepada polisi ia mengaku mendapat uang dari seseorang setelah menukar uang miliknya pecahan Rp 50 ribu.
Pelaku membeli barang di pasar itu bukan ke seorang pedagang saja tapi ke enam pedagang. Sukma membeli barang yang harganya dibawah Rp 25 ribu. Sehingga dengan membayar dengan uang palsu Rp 100 ribu, pelaku mendapat kembalian uang asli.

Pelaku yang sudah berbelanja ke beberapa pedagang ini, terbongkar aksinya saat membeli ikan tawes.
Sukma yang mengaku berasal dari Medan ini menginap di sebuah hotel di Bandung. Polisi mengembangkan kasus dugaan uang palsu ini dan menyita enam lemba uang palsu pecahan Rp 100 ribu.