Alasan Pemkab Sumedang 3 Hari Lebih Terlambat Angkut Sampah, Termasuk yang Menumpuk di Jatinangor

by

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang mengatakan keterlambatan pengangkutan sampah di wilayah Kabupaten Sumedang, akibat libur panjang Hari Raya Natal 2018.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLHK Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat, mengatakan imbas dari libur panjang tersebut, proses pengangkutan sampah di titik penjemputan terpaksa dihentikan.

“Rekan-rekan ada yang bertugas tetapi tidak maksimal sehingga beberapa terlambat diangkut,” kata Ayuh Hidayat via sambungan telepon, Kamis (28/12/2018).

Bila kembali normal, kata Ayuh, pengangkutan sampah  di setiap lokasi pasti dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali dalam satu harinya sehingga tidak ada penumpukan.

“Mudah-mudahan hari ini kembali normal dan tidak ada lagi kesalahan teknis,” katanya.

Sejumlah pejalan kaki mengeluhkan, tumpukan sampah tidak elok dipandang dan menimbulkan bau tidak sedap.

Tumpukan sampah ada di trotoar Jalan Raya Jatinangor, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Tumpukan sampah tersebut, terhampar sepanjang 20 meter di trotoar Jalan Raya Jatinangor, tepatnya di depan Kantor Bank Sumedang cabang Jatinangor, hingga ke dalam gang Sukamanah RW 1, Desa Hegarmanah.

Sampah yang menggunduk di trotoar jalan itu, diduga sengaja dibuang oleh warga sebagian besar pada waktu malam hari, karena tidak adanya tempat pembuangan sementara (TPS) di desa tersebut.

 sampah yang dibuang ke trotoar tersebut menggunakan karung atau plastik. Bahkan sampah itu pun tercecer hingga mengotori bahu Jalan Raya Jatinangor.

Seorang pejalan kaki, Aizattih (20), mengatakan kalau ia sangat terganggu adanya gundukan sampah setinggi satu meter di trotoar tersebut, lantaran ia harus berjalan menghindari gundukan itu.

“Terganggu, ini kan fasilitas untuk pejalan kaki, bukan untuk tempat sampah,” kata Aizattih kepada Tribun Jabar di Jalan Raya Jatinangor

 

 

Sumber : http://jabar.tribunnews.com