Amankan Ketahanan Pangan Sumedang Cetak 500 ha Sawah Baru

by -31 views

Amankan Ketahanan Pangan Sumedang Cetak 500 ha Sawah Baru

Jatinangorku.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang saat ini tengah melakukan survei lahan di beberapa wilayah kecamatan, untuk dijadikan lokasi pencetakan sawah baru. Kebijakan tersebut sebagai langkah pemkab dalam mengamankan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi padi.

“Untuk tahap awal kami menargetkan dapat mencetak 500 hektare sawah baru,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Sumedang, Ir. Yosep Suhayat, M.M. kepada “GM”, Minggu (11/5).

Menurutnya, bakal lahan pencetakan sawah baru itu, statusnya bisa di atas tanah milik dan tanah negara bebas, seperti tanah carik atau kas desa. Dengan persyaratan, lokasinya dekat atau memiliki potensi sumber air yang bisa digunakan untuk pengairan atau irigasi. Serta ada peryataan dari pemilik lahan atau keterangan dari kepala desa, yang menerangkan kesediaannya jika tanah tersebut tidak dalam kondisi sengketa dan siap di cetak sawah baru.

Sedangkan, biaya yang akan digunakan untuk penataan atau pencetakan sawah baru, sepenuhnya akan ditanggung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat. “Jadi dalam hal ini, Pemkab Sumedang, hanya menyiapkan bakal lokasi yang akan di cetak sawah baru. Dan secara kebetulan, Pemkab Sumedang, mendapat target seluas 500 hektare,” ungkapnya.

Saat ini, kebutuhan lahan untuk program tersebut, potensinya baru terdapat di wilayah Kecamatan Conggeang seluas 40 ha, Tanjungmedar (111 ha), dan Surian (200 ha). Dengan demikian, masih terdapat kekurangan lahan bakal lokasi pencetakan sawah baru, seluas 250 ha lagi.

Optimistis

Walaupun begitu, lanjut Yosep, pihaknya optimistis target program pencetakan sawah baru seluas 500 ha dapat terpenuhi. Hal itu, dengan pertimbangan, di beberapa wilayah kecamatan masih terdapat potensi tanah yang kurang atau bahkan tidak produktif dan bisa dimanfaatkan untuk dicetak sawah baru. 

“Potensi yang kita miliki tersebar di 26 wilayah kecamatan. Artinya masih terdapat potensi lahan yang dibisa dipakai untuk program pencetakan sawah baru yang ada di 23 kecamatan lagi, di luar Kec. Conggeang, Tanjungmedar, dan Surian,” katanya.

Selanjutnya, lahan yang sudah disurvei dan diusulkan untuk proram pencetakan sawah baru, akan diverifikasi oleh Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat. 

Pemkab Sumedang sangat merespon program pencetakan sawah baru, mengingat areal persawahan terus mengalami penyusutan akibat alih fungsi lahan, untuk kegiatan non pertanian. Bahkan kegiatan pembangunan pusat, yang secara kebetulan lokasinya berada di wilayah Sumedang, seperti Proyek Waduk Jatigede dan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), sedikitnya telah menyita lahan sawah lebih dari 2.000 ha.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/