Angka Kemiskinan di Indonesia Turun 0,3 Persen

by -66 views

PROGRAM Keluarga Harapan (PKH) berkontribusi besar dalam penurunan angka kemiskinan di Indonesia.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawangsa menyatakan, terdapat penurunan angka sebesar 0,3 persen sehingga penerima PKH saat ini berjumlah sebanyak enam juta.

“Ada penurunan 0,3 persen per tahunnya,” ujarnya di Gedung Serbaguna Bale Kota Tasikmalaya dalam rangka penyaluran bantuan non tunani (PBNT), Jumat (3/3/2017).

Khofifah mengungkapkan, angka penurunan kemiskinantersebut berdasarkan data dari ADB (Asian Development Bank).

“Hasil dari berbagai survei, signifikansi PKH dalam penurunan angka kemiskinan di Indonesia ini tertinggi dibanding program bansos lainnya,” katanya.

Sementara menurut Bank Dunia tersebut, kata Khofifah, ada penurunan angka kemiskinan untuk Asia. Indonesia termasuk salah satu negara yang angka kemiskinannya menurun di Asia.

Khusus untuk Kota Tasikmalaya, lanjut Khofifah, menjadi satu dari 44 Kota di Indonesia yang menjadi daerah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi penurunan angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya.

“Semuanya sudah menggunakan akses perbankan. Dan Kota Tasikmalaya yang pertama menerima BPNT di Indonesia,” terangnya.