ANTHROPOLOGIGS : INDIE ATTACK!

by

Kebun Emas 486 x 60

JATINANGOR (12/3)

Dewasa ini Film tidak hanya menjadi hiburan semata, tapi menjadi media pembelajaran. Namun terkadang film yang mengandung syarat nilai pembelajaran masih sedikit jumlahnya. Terlepas dari film merupakan sebuah industri, muncul sebuah gerakan yang memandang film sebagai media informasi yang mengandung idealisme para pembuatnya dengan tidak ditunggangi sebuah kepentingan industri.

Dalam perkembangan film di Indonesia, tidak lepas dari pergerakan Movie Maker yaitu para pembuat film yang bergerak secara independen. Itu menjadi alasan dilaksanakannya acara ini, agar menambah pengetahuan tentang pembuatan film dan perkembangan film Indie di Indonesia. Begitu juga dengan perkembangan musik yang khususnya ada di lingkup Bandung. Bandung yang memiliki julukan sebagai kiblat musik di Negara ini, memiliki sebuah kepatutan untuk terus melahirkan band-band yang berkualitas, yang salah satunya melalui jalur Indie dimana musik ini lebih diberi kebebasan untuk bereksplorasi tanpa harus dipengaruhi oleh pasar. Oleh karena itu juga, kami memberikan porsi khusus dalam acara ini untuk menampilkan band-band yang mungkin saat ini masih dibilang new comer, namun kami percaya kualitas mereka mampu bersaing dengan musikalitas band-band berkualitas lainnya.

Di lain sisi, seperti yang sudah diketahui khalayak banyak, bahwa virus HIV AIDS sampai sekarang masih belum ditemukan bagaimana cara penyembuhan dan apa obatnya. Walaupun hal ini menjadi sebuah hal yang sulit untuk dihadapi, bukan berarti kita tidak dapat mencegah dan menekan hal tersebut terjadi di masyarakat. Maka dari itu, kita juga menyelenggarakan penyuluhan HIV/AIDS, yang diharapkan bertujuan sebagai sebuah media pemberian informasi bagi masyarakat yang belum mengetahui tentang apa saja yang berkaitan dengan virus HIV AIDS. Walaupun kita tidak dapat menyembuhkan orang yang terjangkit virus ini, bukan berarti kita tidak bisa mencegah virus tersebut menyerang lebih banyak.

Berangkat dari alasan tersebut, Huria Mahasiswa Antropologi yang bekerjasama dengan Radio Streaming MamanehFM, L.A. Lights Indie Movie, dan Persatuan Keluarga Berencana Indonesia Jawa Barat(PKBI), mempersembahkan acara yang diberi nama “AnthropoloGigs”, yang sedianya akan diselenggarakan pada

 

Tanggal : Jum’at 15 Maret 2013

Waktu   : Pukul 14.00-21.00 WIB

Tempat :  Kampus FISIP UNPAD Jatinangor

GRATIS!!

Rangkaian acara AnthropoloGigs diantaranya berisi:

1)      Talk Show bersama beberapa narasumber yang ahli di bidang pembuatan film indie,yaitu:

  1. John De Rantau (Sutradara Denias, Senandung di Atas AwanSemesta Mendukung )
  2. Jujur Prananto (Penulis Skenario Ada Apa Dengan Cinta, Petualangan Sherina, Rumah Di 1000 Ombak)
  3. Poppy Sovia (Aktris Film Mengejar Mas-mas, Catatan (Harian) Si Boy, Hi5teria)
  4. Marcel Dommits (Aktor Film Batas)

2)      Penyuluhan tentang HIV/AIDS bersama PKBI Jawa Barat

3)      Penampilan Band-Band Indie:

–          Lisa Violence

–          Wanna Be Jazzy

–          Wilhelmina Plain

–          The Afternoon Sun

–          Johny and Friends

–          Gloria

–          etc.

Contact Person:

Rama Gustamar (085692135285)

anthropologigs copy (2)-web

Kebun Emas 486 x 60