Api Diduga Berasal dari Puntung Rokok 10 Kios Tahu Terbakar

by -43 views

Jatinangorku.com – Kobaran api memorak-porandakan 10 kios tahu Sumedang di Jalan Raya Bandung-Garut, Desa Cipacing, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang sekitar pukul 15.30 WIB, Senin (22/9). Meskipun tidak menelan korban jiwa, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kios yang terbakar masing-masing milik Enggeng (55), Onas (75), Patak (40), Ajat (40), Apih (40), Jaja (50), Entin (50), Ade (50), Asni (65), dan Hilman (35). Dalam musibah tersebut, satu bengkel milik Jaya (30) juga turut terbakar.

Menurut informasi yang dihimpun “GM”, api pertama kali terlihat dari kios tahu milik Apih yang sudah lama dibiarkan kosong. Kobaran api diduga berasal dari puntung rokok. Embusan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan membakar kios di sampingnya.

Amukan api membuat para pedagang dan warga panik. Mereka berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya ini tidak membuahkan hasil.

Dugaan api dipicu puntung rokok disampaikan seorang saksi, Hilman. “Sebelum kebakaran, anak pemilik kios datang sama pacarnya. Dia beli rokok dulu ke warung sebelah. Sepertinya ia meninggalkan puntung yang masih menyala,” kata Hilman yang kiosnya juga turut terbakar.

Damkar

Api baru bisa dipadamkan setelah 30 menit. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari PT Polipin dan Kab. Sumedang di lokasi. “Damkar yang datang tiga, cuma yang satu tidak dipakai karena apinya keburu padam,” katanya.

Diakui Hilman, total kerugian yang dialaminya mencapai Rp 10 juta. Selain tempat usaha, kios tersebut juga digunakan sebagai tempat tinggal. “Kebetulan saya tinggal di sini juga, jadi habis semuanya, uang juga,” kata pria asal Tasikmalaya ini.

Sementara Kasi Trantib Kec. Jatinangor, Cevi April Iskandar didampingi anggotanya, Hendrik mengatakan pihaknya langsung menurunkan damkar ke lokasi.

“Ada laporan, makanya dua damkar kami turunkan. Api padam sekitar pukul 16.30 WIB. Kami langsung mendata di tempat kejadian,” ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut, arus lalu lintas dari arah Cileunyi dan Jatinangor menuju Rancaekek sempat mengalami kemacetan sepanjang 2 kilometer.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/