Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin

by -68 views
Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin
Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin

Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin – Al Mukmin artinya adalah Allah Yang Maha Tepercaya dan Maha Memberi Keamanan. Al mukmin adalah salah satu asmaul husna yang sering kita dengar. Pada artikel ini, akan dijelaskan pengertian Al-Mukmin, dan juga teladan yang bisa diambil dari Al Mukmin.

Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin

Hanya Allah-lah yang mampu menunjukan jalan yang benar, menjamin rezeki, dan menjaga manusia dari bahaya. Hanya kepada-Nya manusia bersandar karena Dia Al Mukmin, Zat Yang Maha Memberi Keamanan.

Rumah itu tampak tidak terawat. Sebagian dindingnya terbuat dari papan. Catnya tampak sudah sangat kusam dan di sana-sini sudah mengelupas. Di dalam rumah sederhana tersebut tinggallah seorang laki-laki dengan istrinya yang sakit-sakitan beserta ketujuh anaknya. Walaupun demikian, semua itu tidak membuat bapak tersebut gelap hati. Ia tahu mana yang menjadi haknya dan mana pula yang menjadi kewajibannya.

Suatu malam, sang bapak mencari angin di depan rumahnya. Tiba-tiba, matanya menangkap sinar gemerlap dari pinggir jalan. Sinar itu berasal dari benda kecil yang tertimpa lampu mobil. Iseng-iseng benda itu diambilnya lalu dibawa kepada seorang saudagar emas. “Setelah dites, ternyata benda itu berlian asli, harganya mencapai Rp750 juta rupiah,” ujarnya.

Akan tetapi, pria sederhana ini tidak hendak menjualnya. Ia tahu kalau berlian tersebut bukan miliknya. Ia yakin benda itu ada pemiliknya. Ia pun membawa pulang barang supermewah itu ke rumahnya lalu diletakkan begitu saja dalam lemari baju sambil menunggu pemiliknya datang, entah siapa!

Anehnya lagi, istri dan anaknya tidak tahu kalau di rumahnya tersimpan benda yang harganya selangit tersebut. Padahal, benda tersebut bisa mengubah perekonomian keluarganya dalam sekejap.

“Sengaja tidak saya beri tahu,” ujarnya kalem. Mereka, juga para tetangganya, baru mengetahuinya setelah ada seseorang yang datang ke rumahnya dan mengambil berlian tersebut. Tanpa bertele-tele, berlian itu pun diserahkan.

Setelah itu, berita pun tersebar ke seluruh penjuru kota. Berbagai komentar bermunculan. Ada yang menganggap dirinya bodoh. “Dapat rezeki nomplok, eh, malah dibuang percuma,” begitu katanya. Sebagian lagi kagum, “Zaman sekarang, kok, masih ada orang yang superjujur seperti itu,” kata mereka.

Bapak ini tidak ambil pusing dengan semua komentar yang ada. “Silakan orang mau berkomentar apa pun, yang penting saya ikhlas dan sudah mengembalikannya kepada yang punya,” ujarnya lagi.

Memang, oleh pemilik berlian itu, ia diberi imbalan, tetapi nilainya sangat jauh dibandingkan nilai berliannya. “Saya diberi sepuluh juta rupiah,” ujarnya. “Lima juta saya infakkan ke sebuah pesantren, satu juta dipakai untuk mentraktir teman-teman, nah, baru sisanya saya pakai untuk memperbaiki dapur.”

Bagi tetangga kanan kirinya, bapak ini dikenal dermawan walaupun hidupnya sendiri pas-pasan. Ia pernah mewakafkan sebidang tanahnya untuk musala berukuran 6 x 10 meter. Musala itu kini berdiri persis di depan rumahnya. “Ya, semua itu untuk bekal akhirat.” (Suara Hidayatullah, Edisi Juni 2006, Hal. 60)

Makna dan Arti Al Mukmin

Kejujuran adalah mata uang yang berlaku di mana saja. Ia akan senantiasa dicari banyak orang. Sejatinya, kejujuran adalah sifat Allah yang terkandung dalam nama ‘Al Mukmin’(المؤمن). Manusia pun memilikinya karena Allah Swt. telah “meniupkannya” walaupun dalam kadar yang sangat terbatas. Apa yang dilakukan bapak dalam kisah di atas sesungguhnya menggambarkan proses peneladanan sifat Allah sebagai Al Mukmin. Kejujuran manusia saja sudah membuat kita berdecak kagum, apalagi “kejujuran” Zat Pemilik Mutlak sifat kejujuran tersebut.

Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin
Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin

Secara bahasa, Al Mukmin memiliki arti ‘yang tepercaya’, ‘yang memberi rasa aman’, dan ‘yang membenarkan’. Dari ketiga makna tersebut, para ulama memberikan perhatian pada dua makna terakhir.

Pertama, yang memberi rasa aman. “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, dan Yang Memiliki segala keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS Al Hasyr, 59: 23)

Ayat tersebut mengungkapkan bahwa Allah adalah Zat Yang Mengaruniakan keamanan. Dialah yang memberi rasa aman kepada manusia. Benar pula jika Allah menganugerahkan potensi takut ke dalam dada manusia. Tidak hanya takut terhadap sesuatu yang menyeramkan, tetapi meliputi pula semua rasa takut, seperti takut kelaparan, takut tidak mendapatkan pasangan hidup, takut sakit, takut mati, dan aneka ketakutan lainnya. Namun, dengan kasih sayang-Nya, Allah Azza wa Jalla tidak membiarkan manusia berada dalam ketakutan tersebut. Dia menukar rasa takut itu dengan rasa aman, dengan syarat mereka beriman dan beramal saleh. Ini jaminan dari Allah Al Mukmin.

Kedua, yang membenarkan. Ada tiga bentuk pembenaran, yaitu (1) pembenaran terhadap keesaan-Nya; (2) pembenaran terhadap para rasul, nabi, dan pengikutnya; (3) pembenaran terhadap keimanan hamba-Nya pada hari Kiamat. Saat itu, Allah Swt. akan bertanya kepada seluruh umat manusia tentang segala sesuatu yang telah diperbuatnya di dunia kemudian membenarkan mukmin dan mendustakan orang kafir. Demikian yang diungkapkan Umar Sulaiman Al Asyqar.

Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin
Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin

Teladan Al Mukmin

  1. Jadilah orang yang selalu memberi rasa aman kepada orang lain. Sebaliknya, jangan menjadi orang yang meresahkan.
  1. Peliharalah keimanan sebab pada hari Kiamat, Allah akan mempertanyakan dan membenarkan keimanan itu.
  2. Jadilah orang yang tepercaya:
  • Jangan pernah berbohong dalam hal apa pun, sekecil dan sesederhana apa pun walau terhadap anak kecil atau dalam senda gurau. Kita harus berusaha sekuat tenaga untuk benar-benar bersih dan meyakinkan, tidak ada dusta;
  • Jaga lisan, jangan pernah menambah- nambah atau mendramatisasi berita dan informasi. Sebaliknya, jangan pula meniadakan apa yang harus disampaikan;
  • Jangan sok tahu atau sok pintar. Jangan menjawab setiap pertanyaan apabila tidak memahami ilmunya. Orang yang selalu menjawab setiap pertanyaan tanpa ilmu, kebodohannya sedikit demi sedikit akan terbuka;
  • Pandai-pandailah menjaga amanah. Jangan pernah membocorkan rahasia atau amanah, terlebih lagi membeberkan aib orang lain;
  • Tepati janji, jangan pernah mengingkari janji dan jangan mudah mengobral janji.

Semoga artikel Arti dan Makna Asmaul Husna Allah Al Mukmin ini bermanfaat. Silahkan di Share .

Baca juga :

Makna dan Arti Asmaul Husna Al Quddus Allah Yang Mahasuci

Makna Asmaul Husna AS SALAM Allah Yang Maha Sejahtera

Makna dan Arti Asmaul Husna Ar Rahman dan Ar Rahim