Arti Dari Sebuah Komunitas

by

Arti Dari Sebuah Komunitas

Jatinangorku.com – Daripada pusing sendiri menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai juga, iseng saja saya mencari dan mencoba memahami apa arti sebuah komunitas. Karena akhir-akhir ini komunitas yang saya ikuti selalu saja ada hal-hal yang membuat saya tertawa kecil, karena selalu saja ada hal-hal yang sebenarnya adalah hal-intern komunitas di jadikan issue untuk orang diluar komunitas.

Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti “kesamaan”, kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti “sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak”.

-http://id.wikipedia.org/wiki/Komunitas-

Karena menurut pendapat pribadi saya, apabila ada hal-hal internal di dalam komunitas sepantasnya kita selesaikan secara sejati dan kesatria di dalam komunitas itu sendiri. Mengapa kita membuat komunitas? Apalagi komunitas yang mempunyai sendiri AD/ART dan struktur organisasi yang jelas.

Mengapa ? Selama ini saya lihat setiap ada masalah di komunitas di ekspose menjadi sesuatu hal yang ‘meledak’ , seolah-olah itu adalah hal besar – seolah-olah itu adalah sesuatu yang sangat penting diungkapkan – seolah-olah semuanya menjadi orang penting. Tidakkah semuanya seharusnya berkaca diri – apakah yang sudah kita lakukan sudah sesuai dan bisa membuat nyata – senyata-nyatanya visi dan misi komunitas itu sendiri?

Mana semangat kita! Pada saat berikrar membuat komunitas dengan menyatukan visi dan misi yang sama yang jelas? Mana? Mengapa setelah komunitas terbentuk justru menghindari untuk memajukan visi dan misi komunitas yang kita bentuk? Dengan berbagai alasan sibuk sini, sibuk sana, banyak kerjaan, tak ada waktu, tidak ada ijin dari keluarga, komunitas tidak dapat menampung aspirasi saya, saya tidak senang dengan si anu, saya tidak senang kepemimpinan si anu, pengurus komunitas yang tidak responsif dan lain alasan yang membuat saya muak dan seolah-olah hanya dirinya saja yang seperti itu. Wooooiii… bangun dong, ngapain cape-cape buat komunitas kalo begitu?

Dan yang paling menjengkelkan adalah pertanyaan kok sekarang tidak ada aktifitas di komunitas sih? Pada kemana? Apa saja kerjaan pengurusnya? dan itu dipertanyakan sendiri oleh anggota bahkan kadang pengurus komunitas itu sendiri? Lho bukankah kita yang seharusnya bertanggung jawab terhadap komunitas kita sendiri? Sekarang saya tanya balik ? Apa aktifitas anda yang bermanfaat bagi komunitas? Baru di ajak ‘kopdar’ saja berbagai alasan dikeluarkan, seolah-olah hanya dirinya sendiri yang sibuk. Padahal pada intinya ” mungkin” sudah muak dengan komunitas….atau dengan kopdar itu sendiri…  heeei ini komunitas anda tidak senang berkomunitas lagi, silahkan keluar saja dari komunitas, tidak ada paksaan pada anda untuk terus di komunitas -apalagi anda memang tidak bermanfaat bagi komunitas- yang bermanfaat saja untuk komunitas bisa keluar kok… kita merdeka untuk membuat pilihan. Kalau anda ingit menjadi bermanfaat bagi komunitas mari kita buat visi dan misi komunitas ini menjadi nyata….

Karena saat ini pas hari Kemerdekaan Republik Indonesia , semangat saya  menjadi berkobar-kobar…. Saya juga hanya bisa berkoar-koar di sini… Tetapi pada intinya saya tidak menyebutkan komunitas apa, karena apa yang saya tulis ini kadang memang terjadi pada komunitas lainnya. Maaf  saya tidak bermaksud menyinggung atau menyungging , walaupun ada kalimat-kalimat yang bisa menyinggung… saya hanya berharap kita semua termasuk saya pribadi tentunya… berintrospeksi diri dan berkaca diri.

Maksud dan tujuan saya berkomunitas adalah mendapatkan teman dan sahabat, bisa mendapatkan ilmu yang berbeda, bisa juga mensharing ilmu bila diperlukan, dan belajar dari orang lain dan belajar tentang pribadi-pribadi berbeda yang berada pada komunitas.  Karena dengan mengenal pribadi yang berbeda siapa tahu kita bisa bekerja sama di luar komunitas itu sendiri.

Saran saya untuk komunitas dan anggotanya, tolong untuk membuang baju kebesaran kita yang membuat kita ‘sombong’ dan ‘ merasa paling berjasa’ pada saat berada di komunitas.  Buang jauh-jauh bahwa kita lebih pintar, lebih tua, lebih bermanfaat, lebih besar dari yang lain karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Memang saya akui untuk membuang  kelebihan itu sangat sulit tapi bukan tidak mungkin, seperti halnya saya sulit membuang kelebihan berat badan ini…. lho apa hubungannya? Gak ada, emang semuanya mesti berhubungan

Sumber : http://hasannuh.com