ASM Al Masoem Ditutup Yayasan Bukan Dibredel Kemenristek Dikti

by -27 views

Jatinangorku.com – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) menutup 243 kampus swasta di Indonesia karena diduga bermasal dan melakukan praktik jual beli ijazah. Satu diantara sekian banyak kampus yang ditutup, ada nama kampus Akademik Sekretari dan Manajemen Al Masoem.

Namun, Yayasan Pendidikan Al Masoem (YPA) yang berada di Jalan Raya Garut-Bandung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang membantah jika Akademik Sekertaris dan Manajemen (ASM) Al Masoem telah dinonaktifkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Kabag Humas Yayasan Pendidikan Al Masoem, Asep Dedi Suhendri mengatakan, jika ASM Al Masoem tidak dinonaktifkan oleh Kemenristek Dikti, melainkan telah ditutup sendiri oleh pihak YPA.

“ASM udah kita tutup sendiri sejak 16 tahun lalu. Secara formal kita sudah sampaikan penutupan itu kepada Kopertis Wilayah 4 Jawa Barat,” kata Dedi saat diwawancarai Tribun di Komplek YPA, Jumat (2/10).

Menurut Dedi, pemberitaan yang menyebutkan ASM Al Masoem masuk daftar kampus bermasalah dikarenakan penutupan secara resmi tidak terekspose kepada publik.

Dedi mengatakan, ASM Al Masoem memang pernah beroperasi melakukan kegiatan belajar mengajar. Namun hanya bertahan hingga tiga tahun sebelum dilakukan penutupan.

“Setelah kita tutup, lalu kita mendirikan Akademik Manajeman Informatika dan Komputer (AMIK). Dan AMIK ini yang kita besarkan sampai saat ini,” kata dia.

Dedi mengaku, jika pendirian ASM pada waktu dulu tidak berjalan dengan baik. Pasalnya pendirian ASM tersebut hanya mengikuti tren banyaknya pendidirikan kampus sekertaris dan manajemen di Indonesia.

“Jadi memang pendirian ASM itu karena booming dna menjamurnya kampus-kampus sekertaris di Indoensia. Tapi setalah lakukan cek dan fakta di lapangan ternyata tidak cocok dan kita tutup sendiri,” katanya

Sumber : http://jabar.tribunnews.com/