Bangunan Kahatex Rancaekek Tak Kunjung Dibongkar

by -262 views

Bangunan Kahatex Rancaekek Tak Kunjung Dibongkar

Jatinangorku.com – Salah satu bangunan ilegal PT Kahatex di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung masih belum dibongkar. Padahal bangunan tersebut berdiri di atas sungai yang mengakibatkan kawasan Rancaekek selalu banjir.

Sebelumnya Satpol PP Jabar sudah mendapatkan kepastian bahwa bangunan tersebut akan dibongkar sendiri oleh PT Kahatex. “Mereka (PT Kahatex) sudah ada itikad untuk membongkar sendiri. Kita akan bantu alat berat jika diperlukan,” tutur Kepala Satpol PP Jabar Udjuwalaprana Sigit kepada wartawan, Jumat (13/6/2014).

Sigit mengaku akan terus melakukan pengawasan secara teknis. Pasalnya, jembatan di atas sungai itu struktur bangunannya berat. Sigit juga terus berkoordinasi dengan polisi, TNI, BPLHD, PSDA dan instansi terkait untuk terus melakukan pengawasan.

“Kita sudah ada komunikasi dengan PT Kahatex terkait pembongkaran,” kata dia.

Sigit meminta agar pembongkaran bangunan itu sudah dilakukan sebelum musim hujan tiba. Jika bangunan sudah dibongkar tapi masih menyebabkan banjir pihaknya akan kembali mencari solusi penuyebab banjir.

“Bangunan itu harus dibongkar. Jangan sampai nanti musim hujan lagi bangunan masih berdiri,” kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jabar, Supriyatno menuturkan, aliran sungai di kawasan Kahatex kondisinya sudah memprihatinkan. Selain limbah industri, sungai di sana pun terisolasi dari limbah masyarakat.

“Saat ini kita lihat memang seperti itu (memprihatinkan),” kata Supriyatno.

Guna mengantisipasi industri yang membuang limbah ke sungai, PSDA terus membahas dengan kepolisian. Termasuk menata kembali bangunan PT Kahatex jika nanti sudah dibongkar.

“Melalui Polda Jabar kita sama-sama meninjau kondisi air sungai di sana,” jelasnya.

Menurut dia, kualitas air di Jabar perlu menjadi perhatian semua pihak. Di antaranya kepedulian dari masyarakat dan pentingnya menjaga konservasi dan perlindungan sumber-sumber air.

“Kami mengingatkan peran masyarakat dalam pemanfaatan air dapat dilakukan secara bijaksana,” katanya.

Dia menambahkan, Pemprov Jabar terus berupaya mewujudkan sungai bersih, dan dapat menjadi sumber pemanfaatan kehidupan masyarakat Jabar.

Salah satu sungai yang menjadi fokus perhatian pemerintah, kata dia, Sungai Citarum yang ditargetkan lima tahun ke depan bersih dan airnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat sekitar sungai.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/