Banjir di Jalan Raya Garut-Bandung Mengganggu Dunia Industri

by -11 views

Banjir yang sering merendam kawasan Jalan Raya Garut-Bandung atau Jalan Raya Bandung-Garut,  berpengaruh terhadap kelangsungan perindustrian yang ada di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Hal itu dikatakan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumedang, Endang Juhana kepada Tribun saat ditemui di ruang kerjanya di Cimanggung, Rabu (9/11). Menurutnya, akibat banjir perusahaan-perusahaan  tidak bisa melaksanakan kegiatan perindustrian.

“Musibah banjir yang kemarin sempat terjadi di jalan provinsi itu sangat berpengaruh terhadap kelangsungan dunia industri. Banjir ini faktor utama penyebab terhentinya sementara kegiatan industri itu, kata dia.

Bahkan, kata dia, saat banjir menerjang kawasan tersebut sering kali banyak karyawan beberapa perusahaan bolos kerja atau terpaksa diliburkan. Pasalnya, beberapa pekerja diantaranya beralasan jika terjebak kemacetan atau kendaraannya mogok karena menerjang banjir.

Parahnya lagi, kata dia, para buyer tetap perusahaan terkadang harus membatalkan transaksi dengan perusahaan. Dikarenakan para buyer tidak dapat melakukan transaksi dengan cara bertemu langsung pemegang mandat perusahaan untuk pembelian produk.

“Bahkan pengiriman produk kepada buyer juga telat karena terjadinya kemacetan itu. Tentunya ini sangat merugikan perusahaan yang juga harus konsisten untuk dapat membayar upah ke pekerjanya,” katanya.