Bantuan Buku Sasar Desa Terpencil di Sumedang

by -41 views

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Sumedang, akan membantu sarana perpustakaan berupa penyediaan buku dan pemasangan jaringan internet di desa terpencil. Upaya tersebut, guna membudayakan sekaligus meningkatkan gemar membaca bagi masyarakat yang berada di pelosok perkampungan.

Dengan gemar membaca, diharapkan ilmu pengetahuan dan wawasan masyarakat di perkampungan lebih meningkat. Bahkan melalui bantuan sarana perpustakaan tersebut, menjadi salah satu upaya mencerdaskan masyarakat Kabupaten Sumedang.

“Kantor perpustakaan dan pojok baca yang kami buat itu, tak hanya tempat membaca saja, melainkan sebagai sarana untuk pembelajaran masyarakat,” tutur Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Sumedang Eem Hendrawan ketika ditemui di kantornya, Selasa 7 November 2017.

Menurut dia, bagi desa di daerah terpencil yang ingin  mendapatkan buku bacaan termasuk pemasangan jaringan internet gratis, harus mengajukan permohonan kepada DAPD. Selain itu, di kantor desanya harus terlebih dahulu dibangun pojok baca. Bahkan untuk desa yang berada di daerah terpencil yang belum ada jaringan internet, DAPD akan bekerjasama dengan Telkom untuk memasang jaringan internet.

“Jadi, kami akan memasilitasi sarana perpustakaan di daerah-daerah terpencil. Sebab, kami tak memungkiri, masyarakat di pelosok perkampungan belum begitu tersentuh dengan buku-buku bacaan serta haringan internet,” kata  Eem.

Dikatakan, bantuan sarana perpustakaan untuk menjangkau  sejumlah desa terpencil itu, sebagai upaya pemerataan. Tujuannya agar semua masyarakat terutama di daerah pelosok perkampungan bisa mendapatkan fasilitas buku-buku perpustakaan.

Beberapa desa terpencil itu, seperti halnya di wilayah Kecamatan Jatinunggal, Surian, Tanjungmedar, dan Cibugel. Sebab, tak dimungkiri sejumlah desa binaan yang sudah mendapatkan sarana perpustakaan, masih terbatas.  

Sampai sekarang baru ada 3 desa binaan, yakni Desa Margalaksana dan Kelurahan Kota Kulon di Kecamatan Sumedang Selatan dan Desa Naluk di Kecamatan Cimalaka. Ketiga desa binaan ini, masing-masing sudah mendapatkan bantuan buku bacaan serta 4 unit komputer berikut pemasangan jaringan internetnya. Di desa binaan itu, sudah ada petugas khusus perpustakaan.

“Selain masyarakat bisa mendapatkan wawasan dan ilmu pengetahuan dari buku, juga bisa melalui internet. Petugas bisa membantu masyarakat untuk mencari judul buku dan referensinya di internet. DAPD pun kini sedang memasilitasi pembangunan pojok baca dan pemasangan internet di Desa Cijeler, Kecamatan Situraja,” katanya.

Wakaf buku

Lebih jauh Eem menjelaskan, untuk pengadaan bacaan sekaligus menambah jumlah judul bukunya, salah satunya didapat dari hasil wakaf buku dari para PNS. Hingga kini, para PNS di 15 SKPD (satuan kerja perangkat daerah) di lingkungan Pemkab Sumedang sudah mewakafkan buku. Wakaf tersebut selain untuk menambah judul buku di kantor perpustakaan daerah, termasuk untuk  didistribusikan ke setiap pojok baca di desa binaan dan di desa terpencil.

“Untuk pengadaan buku yang baru,  dengan menganggarkan dari APBD. Namun, kalau dari APBD anggarannya sangat terbatas. Ada juga bantuan dari kantor Perpustakaan Nasional dan provinsi,” ucapnya.

Eem menambahkan, pemanfaatan jaringan internet, tak hanya digunakan untuk mencari referensi dan judul buku saja, melainkan bisa dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian warga. Hasilnya, ada salah seorang pelajar kelas 2 SMAN 3 Sumedang, yakni Restu Adhitia Rachman yang  punya penghasilan Rp 4 juta per bulan dari belanja daring.  Restu mendapatkan penghasilan itu dengan memanfaatkan jaringan internet wifi gratis di kantor Perpustakaan Daerah Kab. Sumedang.

Dengan keberhasilan Restu itu, DAPD Kab, Sumedang mendapatkan penghargaan melalui program  “Perpusseru” yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan PT Coca-Cola.  Penghargaannya  sebagai pemenang “Lomba Cerita Impact Kategori  Tulisan  Regional Peer Learning Meeting 2017 di Yogyakarta.  “Restu itu sebagai pemanfaat dari program tersebut,” katanya

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com