Bawaslu Sumedang Ajak Masyarakat untuk Mengawasi Jalannya Pemilu

by

Peserta Pemilu maupun partisipan nya masih banyak yang melakukan pelanggaran. Hal itu dikatakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) saat menggelar Sosialisasi Peraturan Badan Pengawas Pemilu yang digelar di Pondokan Hanjuang Hegar, Cimalaka Sumedang, Rabu, 21 November 2018.

Kegiatan yang dihadiri berbagai lapisan masyarakat itu menyosialisasikan peraturan badan pengawas pemilihan umum terkait pengawasan tahapan Pileg dan Pilpres di Kabupaten Sumedang, dengan moto “Bersama Rakyat Awasi Pemklu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”.

“Dalam pelaksanaan pengawasan Pemilu, masih ditemukan banyaknya pelanggaran-pelanggaran Pemilu. Baik yang dilakukan peserta pemilu maupun simpatisannya, maupun oleh penyelenggara pemilu itu sendiri,” kata Ketua Penyelenggara yang juga Selaku Divisi Serta Pelaksana Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Sumedang, Nurhadi Gemilang Anugrah dalam sambutannya.

Disebutkan Nurhadi, pelanggaran-pelanggaran serius meliputi pemilih ganda, pemilih baru berusia 17 tahun yang belum terdaftar, manipulasi syarat hubungan pasangan calon perseorangan, kampanye di luar Jadwal, pemanfaatan fasilitasi negera untuk kepentingan kampanye, politik uang, peyimpangan dana kampanye, penggunaan hak pilih lebih dari Satu kali, penghilangan hak pilih, serta manipulasi hasil perhitungan suara.

“Tantangan Bawaslu adalah mengingatkan peran serta partisipasi masyarakat dalam pengawasn pemilu untuk mewjudukan partisipasi masyarakat tersebut, Bawaslu Sumedang perlu melakukan sosialisasi peraturan Bawaslu dalam menghadapi Pemilu kepada peserta pemilu serta masyarakat luas, sehingga menjadi mitra strategis dalam proses pengawasan pelaksaan pemilu. Antara lain partai politik, perguruan tinggi, ormas, lsm, pemantau pemilu serta tokoh agama dan masyarakat,” tambahnya.

 

 

Sumber : https://www.sumedang.online