BBM Solar, Dikhawatirkan Hiswana Migas Dipasok ke Galian C

by -30 views

Jatinangorku.com – Polda Jabar menggerebak penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal, Kamis (4/6/2015) sore. Polda Jabar, berhasil mengamankan BBM ilegal jenis solar sebanyak 13,4 ton yang tersimpan di dalam 14 tangki plastik.

Atas keberhasilan Polda Jabar tersebut, DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kabupaten Cianjur mengaku khawatir jika BBM jenis solar itu diselendupkan ke sejumlah galian C. Hiswana menduga, kemungkinan kecil BBM tersebut diselundupkan ke luar daerah karena sangat riskan dan mudah diketahui.

“Jelas kami khawatir solar itu dipasok ke sejumlah galian C, karena di Cianjur galian itu sangat banyak. Belum lagi SPBU yang menjual solar nonsubsidi hanya ada satu, yakni di Jalan Perintis Kemerdekaan,” kata  Kabid SPBU DPC Hiswana Migas Kabupaten Cianjur, Mesdiyono Yanto.

Meski demikian,  Mesdiyono mengaku, tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan penggunaan BBM di sejumlah galian C tersebut. Pihaknya hanya bisa mengawasi penjualan di setiap SPBU saja.

“Sejauh ini, setelah melakukan pemeriksaan ke setiap SBPU terkait kejadian ini, belum ditemukan dugaan adanya keterlibatan oknum SPBU,” katanya.

Ada pun pembelian solar dengan jumlah yang banyak, kata Yanto, hanya konsumen yang memiliki surat rekomendasi dari SKPD untuk kebutuhan IKM dan pertanian. Itu pun, masih harus disesuikan berdasarkan kebutuhan dan maksimal hanya 8.000 liter per bulan.

“Kami dan Pertamina akan lebih ketat mengawasi setiap penjualan BBM. Tapi yang jelas SPBU akan melayani konsumen yang membawa surat rekomendasi khusus BBM bersubsidi untuk kebutuhan IKM dan pertanian,” janjinya.
Sidak
Kepala Bidang Pedagangan Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho menegaskan, surat rekomendasi itu ada masa kadaluarsanya. Jadi harus diperiksa kembali dan diperketat.

Sementara itu, untuk mencegah adanya pasokan BBM bersubsidi ke galian C, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas PSDAP Kabupaten Cianjur untuk melakukan sidak.

“Pada prinsipnya solar yang bersubsidi itu tidak boleh untuk galian C. Makanya kami akan koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pengecekan,” janjinya.

Sumber : http://www.galamedianews.com/