Beberapa Persimpangan Jalan di Sumedang Berbahaya

by -67 views

Jatinangorku.com – Beberapa persimpangan atau perempatan atau belokan di Sumedang membahayakan dan dapat menimbulkan kecelakaan.

Hal ini sesuai dengan kajian teknis dari beberapa institusi seperti Dinas PU Sumedang, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, dan Polres Sumedang. Ada sekitar 5 persimpangan jalan yang akan diperbaiki dengan cara memangkas lahan di sekitarnya sehingga sudut belokan tidak mencapai 90 derajat atau berbentuk siku.

Saat ini Dinas Pertambangan dan Enenrgi Kabupaten Sumedang sudah menyiapkan dana pembebasan lahan untuk perbaikan ini. Kegiatan pelebaran geometri jalan persimpangan dan belokan ini harus ada kajian teknis detail dari dinas terkait. 

“Program pelebaran geometri jalan persimpangan ini menjadi program lintas SKPD, jadi tentunya punya tupoksi dan tugas masing masing, namun tentunya kami akan memperbaikinya sesuai saran dari kepolisian,” kata Kepala Dinas PU Sudjatmoko, Kamis (4/9/2014).

Dana awal yang dibutuhkan adalah untuk pembebasan lahan yang rencananya dilakukan akhir tahun ini dengan alokasi Rp 150 juta. Tahun depan, baru akan dianggarkan dana tambahan jika pembebasan lahan masih dibutuhkan.

Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Pertanahan Surrys Laksana Putra mengatakan, pembebasan lahan seluas kurang dari 1 hektare sehingga mekanismenya sederhana dan tidak membutuhkan Panitia Pengadaan Tanah (P2T). Pemda akan bernegosiasi langsung dengan pemilik lahan yang nantinya akan dibebaskan.

“Ini salah satu keuntungan juga, tidak perlu P2T, dan pemda pun bisa langsung nego dengan pemilik, “ katanya.

Sebelumnya pihak Dishubkominfo sudah mulai melakukan pendataan mana saja yang nantinya akan dipangkas yakni di antaranya belokan angkrek, belokan talun, belokan ketib dan belokan barak. Belokan ini merupakan jalur mudik wilayah kota yang padat lalu lintas.

Akhir pekan dan musim liburan persimpangan ini juga padat karena menjadi pertemuan dari wilayah-wilayah perbatasan seperti Subang via Rancakalong, dan Garut via Talun.

“Program ini dilakukan selain untuk memperlancar arus lalu lintas juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas yang tak jarang menyebabkan korban meninggal. Sasarannya yakni belokan yang sudutnya hampir 90 derajat, karena selain menyulitkan kendaraan untuk bermanuver, tapi juga rawan terjadi kecelakaan, “ terang Teddy Mulyono, Kepala Dishubkominfo Sumedang yang menyebutkan program ini juga merupakan sinergitas dari pembangunan bundaran Polres yang sedang dalam proses

Sumber : http://www.inilahkoran.com/