Bidang Usaha Berisiko di Sumedang Siap Ikuti BPJS

by -22 views
Bidang Usaha Berisiko di Sumedang Siap Ikuti BPJS
Bidang Usaha Berisiko di Sumedang Siap Ikuti BPJS

Bidang Usaha Berisiko di Sumedang Siap Ikuti BPJS

Jatinangorku.com – Perusahaan atau Badan Usaha dengan bidang kerja yang berisiko siap mengikuti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Meski demikian, di Sumedang, bidang usaha berisiko tersebut masih tergolong minim, apalagi dengan jenis usaha olahraga ekstrem. Bidang usaha berisiko di Sumedang masih meliputi pekerjaan permesinan seperti yang ada di industri tekstil.

“Badan usaha yang berisiko harus lebih siap mengikuti JKN dan BPJS karena akan lebih memudahkan penjaminan kesehatan bagi tenaga kerjanya mengingat risiko tenaga kerja mengalami sakit akibat pekerjaannya kebih rentan,” kata dr. Ketler Siahaan, Kepala PT Askes Sumedang yang akan berubah menjadi BPJS Kesehatan dalam sosialisasi JKN dan BPJS kepada Badan Usaha di Pendopo Kantor Pemkab Sumedang, Rabu (4/12/2013).

Menurut Ketler, jika bidang usaha berisiko saja sudah siap mengikuti BPJS, sudah tentu perusahaan biasa yang tidak terlalu mengandung pekerjaan berisiko pun harus sudah siap.

“Jadi maksudnya seluruh perusahaan harus merasa penting untuk mengikutsertakan pekerjanya pada JKN dan BPJS,” kata Ketler.

Sementara mengenai dana jaminan kesehatan yang diberikan kepada peserta asuransi, dipastikan tidak ada dana ganda. Masing-masing penjamin akan berkoordinasi untuk membantua biaya kesehatan, perawatan dan lain-lain atas peserta sehingga peserta tidak terbebani dengan biaya kesehatannya.

“Jaminan itu kan pada dasarnya tidak membebani peserta, jadi apapun masalahnya, pasti bisa teratasi,” kata Ketlet yang menyebutkan bahwa badan usaha bisa mengikutsertakan tenaga kerjanya kepada BPJS Kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan

Sumber : http://www.inilahkoran.com