Bongsang, Produk Perajin Sukasari Tetap Eksis

by -853 views

Bongsang, Produk Perajin Sukasari Tetap Eksis

Jatinangorku.com – Ternyata, bongsang (keranjang tahu, red) yang selama ini menjadi produk perajin Kec. Sukasari, Kab. Sumedang masih tetap eksis. Pemasaran yang dilakukan melalui bandar selain memenuhi kebutuhan wilayah Jatinangor, juga Cileunyi dan Cipacing.

Sebagian besar warga Kec. Sukasari yang bermata pencaharian sebagai petani, kerap nyambi membuat bongsang. Mereka melakukannya untuk memenuhi kebutuhan karena penghasilan sebagai petani dianggap tidak menentu.

Mereka menggunakan waktu luang untuk memproduksi bongsang demi menambah penghasilan. 

Menurut Suryana (40), warga Dusun Haur Kuning, Desa Nanggerang, Kec. Sukasari, Minggu (15/9), penghasilan yang tidak menentu membuat banyak petani membuat bongsang.

“Warga nyambi sebagai perajin bongsang karena bakunya bambu mudah diperoleh dan proses produksinya tidak rumit. Aktivitas ini sudah lama dilakukan. Kendati penghasilan tifak besar, kami menikmatinya,” katanya tanpa menyebutkan satuan bongsang ke bandar.

Sepulang dari sawah atau ladang, para petani memproduksi bongsang yang kemudian diserahkan pada bandar. Selanjutnya bandar yang memasarkannya ke Jatinangor, Cileunyi, dan Cipacing. “Kami berharap ada pelatihan dari Pemkab Sumedang agar para perajin ini mahir memproduksi kerajinan lainnya,” katanya.

Salah seorang warga Kec. Sukasari lainnya, Abdul (35) mengatakan, jika Pemkab Sumedang serius meningkatkan perekonomian para pelaku ekonomi kreatif, maka membina perajin bongsang merupakan salah satu langkah yang tepat. 

“Katanya Pemkab Sumedang bertekad meningkatkan pelaku ekonomi kreatif. Saya harap perajin bongsang menjadi salah satu objek binaan. Melalui bantuan teknik dan fasilitas, diharapkan kami tidak hanya meproduksi bongsang. Bukan tidak mungkin kami pun banting setir jika ada profesi lain yang lebih menjanjikan,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com