Bumi Perkemahan Kiarapayung Akan Jadi Tempat Pemakaman Korban Covid-19, Warga Diharapkan Tak Resah

by -1,282 views
Bumi Perkemahan Kiarapayung Akan Jadi Tempat Pemakaman Korban Covid-19, Warga Diharapkan Tak Resah
Bumi Perkemahan Kiarapayung Akan Jadi Tempat Pemakaman Korban Covid-19, Warga Diharapkan Tak Resah

Informasi Bumi Perkemahan (Buper) Kiarapayung akan menjadi Tempat pemakaman umum (TPU) korban Covid-19 membuat warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, yang tak jauh dari Bumi Perkemahan Kiarapayung menjadi resah.

Warga pun semakin resah setelah ditemukan satu makam tak dikenal di wilayah Bumi Perkemahan Kiarapayung, tak jauh dari permukiman.

Di sekitar lokasi makam juga ditemukan banyak berserakan masker bekas pakai, dan botol minuman sejenis vitamin.

Kabar mengenau makam korban Covid-19 tersebut rupanya dibenarkan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

“Benar, pada hari Sabtu (28/3) ada orang meninggal karena Covid-19 dan dimakamkan di area Buper Kiarapayung,” ujar Dony di Sumedang, Selasa (31/3).

Dony mengatakan, pemilihan Buper Kiarapayung sebagai makam korban Covid-19 karena jauh dari permukiman masyarakat dan tanahnya milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami izinkan karena pertimbangan kedaruratan dan demi kemanusiaan,” ujarnya.

Sebelumnya Pemprov Jabar meminta izin memakamkan korban Covid-19 di Sumedang karena jenazah ditolak di mana-mana dan tidak dapat segera dikebumikan.

Izin pun diberikan setelah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumedang membahas cermat.

Dony pun mengimbau masyarakat di sekitar Buper Kiarapayung tidak perlu khawatir dan tetap tenang.

“Kami menjamin pemakaman tersebut sesuai protokol kesehatan, serta kami pastikan aman. Tidak akan menjadi sumber penularan Covid-19,” ujar Dony.

Pemakaman korban Covid-19 pun, lanjutnya, hanya dilakukan saat itu saja.

Untuk berikutnya, apabila ada yang meninggal akibat Covid-19, ajib dimakamkan di daerah masing-masing.

Instruksi terkait pemakaman korban Covid-19 tersebut, ujarnya, disampaikan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat video conference.

“Gubernur Jawa Barat menginstruksikan agar tidak ada satu pun daerah kabupaten/kota yang menolak pemakaman orang yang terkena COVID 19,” kata Dony.

Dony pun berpesan agar dalam situasi seperti ini, maysarakat tetap kompak dan waspada, tetapi juga berempati. “Jiwa kemanusiaan kita diuji,” ucapnya. (seli andina)

sumber: tribun

Baca juga:

500 Civitas Akademika IPDN Jatinangor Negatif Covid-19