Bupati Sumedang akan Berikan Subsidi untuk Pedagang Pasar Sandang

by -203 views

Bupati Sumedang akan Berikan Subsidi untuk Pedagang Pasar Sandang

Jatinangorku.com – Pemkab Sumedang akan memberikan bantuan kepada para pedagang Pasar Sandang Sumedang (PSS) di Jln. Mayor Abdurachman, Kec. Sumedang Utara, berupa subsidi uang muka (DP) pembelian kios dan lapak baru, perpanjangan waktu cicilan serta pemberian insentif investasi. Berbagai keringanan tersebut, supaya biaya pembelian kios dan lapak baru dalam revitalisasi PSS menjadi pasar semi modern, tidak terlalu memberatkan para pedagang.

“Mudah-mudahan dengan berbagai keringanan biaya ini, para pedagang bisa terbantu hingga diharapkan revitalisasi PSS menjadi pasar semi modern berjalan lancar dan secepatnya terwujud. Apalagi tujuan revitalisasi PSS ini untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para pedagang serta kemajuan daerah,” tutur Bupati Sumedang H. Ade Irawan di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Jln. Prabu Geusan Ulun, Sumedang, Senin (21/7/2014).

Menurut dia, guna meringankan uang muka pembelian kios dan lapak baru, Pemkab Sumedang akan memberikan subsidi 25 persen dari uang muka. Contohnya, jika uang mukanya Rp 10 juta, nilai subsidi yang diberikan sebesar Rp 2,5 juta. Anggaran subsidi tersebut sudah dialokasikan dalam perubahan APBD tahun ini.

“Dengan bantuan subsidi uang muka, diharapkan pembelian kios dan lapak baru bisa terjangkau oleh para pedagang,” tutur Bupati Ade.

Keringanan lainnya, lanjut dia, jangka waktu cicilan kios dan lapaknya akan diperpanjang sehingga nilai angsurannya tidak terlalu memberatkan para pedagang atau relatif murah. Apabila ada pedagang yang terbebani pinjaman kredit dengan jaminan HGB (Hak Guna Bangunan) kios, Pemkab Sumedang akan meminta perbankan supaya merestrukturisasi utang pinjaman kreditnya. Caranya waktu angsuran kreditnya diperpanjang supaya cicilannya lebih ringan.

“Nah ke depan, para pedagang tidak akan terbebani lagi dengan uang muka dan cicilan,” ujarnya.

Lebih jauh Ade Irawan menjelaskan, upaya lain supaya revitalisasi PSS menjadi pasar semi modern berjalan lancar, yaitu dengan pemberian insentif investasi. Artinya, berbagai beban dan kewajiban investasi yang ditanggung pengembang pasar akan dibebaskan oleh pemda. Sebab, kewajiban pengembang akhirnya membebani harga jual kios dan lapak hingga memberatkan para pedagang.

Pembebasan kewajiban pengembang, di antaranya membayar retribusi pasar, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), kebersihan dan parkir. Total insentif investasi yang diberikan pemda kepada pengembang mencapai sekitar Rp 3,5 miliar.

“Pemberian insentif investasi ini diatur dalam perda (peraturan daerah) tentang investasi. Pemberian insentif investasi, secara otomatis bisa menurunkan harga kios dan lapak,” katanya didampingi Asisten Pemerintahan, Agus Sukandar dan Kabag Humas, Asep Tatang.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/