Bupati Sumedang Akhirnya Kunjungi Korban Bencana di Hunian Sementara

by -78 views

Bupati Eka Setiawan akhirnya datang ke hunian sementara (Huntara) korban bencana tanah longsor, Senin (17/10/2016). Kedatangan orang nomor satu dan rombongan ke Huntara yang ada di kawasan hutan Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, ketika listrik sudah menyala dan peralatan dapur sudah lengkap.

Sebelumnya Bupati Eka batal datang ke warga korban tanah longsor yang mengeluh dan akan menagih janji bupati yang menyebutkan di huntara itu semua fasilitas sudah lengkap dan tinggal mengisi saja. Namun ternyata listrik belum ada, peralatan dapur serta kompor tak ada sehingga warga tak bisa memasak.

“Sejak Sabtu malam lalu, listrik sudah menyala dan alat-alat memasak sekarang sudah lengkap,” kata Dede Rahmat, salah seorang pengungsi saat berdialog dengan Bupati Eka Setiawan berserta rombongan, Senin (17/10).

Di hadapan bupati, para pengungsi ini mengaku betah tinggal di rumah tipe 36 yang sebelumnya diperuntukan untuk orang terkena dampak (OTD) Jatigede. “Kami merasa betah dan berharap bisa terus menetap di perumahan itu bukan hanya untuk tiga bulan tapi seterusnya,” kata Dede.

Ia menyebutkan, warga kerasan tinggal di Sakurjaya karena tak memiliki rumah lagi di lokasi longsor karena sudah rusak.
Bupati Eka Setiawan mengaku pemerintah kabupaten Sumedang belum bisa memutuskan keinginan warga korban longsor untuk terus menetap di perumahan Sakurjaya. “Perumahan ini milik Pemprov Jabar dan sebelumnya untuk OTD Jatigede. Kami akan mengusulkan ke Pemprov Jabar tentang keinginan warga korban longsor,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosbakertrans), Dadi Mulyadi menyebutkan pihaknya mengusulkan jumlah pengungsi yang tingal di Huntara sebanyak 105 keluarga (KK) atau 375 jiwa. “Kami sudah mengirimkan jumlah penghuni Huntara ini dan belum ada penambahan. Penghuni susulan belum diusulkan untuk ditambahkan,” katanya