Bupati Sumedang: Ikan Jatigede Sumber Pendapatan Masyarakat

by -91 views

Bupati Sumedang, H.Eka Setiawan, merasa bangga dengan adanya alih profesi masyarakat di Kawasan Waduk Jatigede, dari bertani menjadi penangkap ikan.

Prilaku masyarakat itu, tidaklah berlebihan, mengingat keberadan beberapa jenis ikan di perairan Waduk Jatigede saat ini cukup berlimpah. “Pertengahan Desember 2016, Pemerintah Daerah, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah melakukan penebaran benih ikan sebanyak 2,5 juta ekor. Ikan yang merupakan endemik air tawar itu, meliputi ikan mas, nilem, tawes, patin, kancra, grasscup, terbakang, kudung, bandeng dan udang,” kata Bupati, Minggu (28/8/2016).

Saat ini, benih ikan yang pada waktu ditebar berukuran 5-8 centi meter, sudah ada yang mencapai bobot  lebih 1kg/ekor. Untuk menangkap ikan itu, masyarakat melakukannya dengan cara dipancing atau menjala. Bahkan setiap hari, tidak kurang dari 150kg, ikan yang berhasil ditangkap. “Ikan yang berhasil ditangkap itu, bobot rata-rata sudah mencapai lebih dari 1kg. Ikan yang berlimpah di perairan Waduk Jatigede, kini sudah menjadi sumber pendapatan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah genangan,” katanya.

Karena itu, Eka optimis, seiringan dengan perkembangannya, Waduk Jatigede, selain menjadi destinasi wisata, juga akan menjadi potensi sumber ikan endemik yang lestari. Apalagi, cara penangkapan ikan yang dilakukan masyarakat, cukup ramah lingkungan yaitu dengan cara dipancing dan dijala. Sehingga penangkapan ikan diperairan tersebut dapat terkendali dengan baik. “Tidak hanya menjadi aset wisata, tapi keberadaan Waduk Jatigede juga akan menjadi sumber ikan endemik yang menjadi sumber pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, dibandingkan dengan jenis ikan lainnya, ikan yang berhasil ditangkap di perairan Waduk Jatigede, memiliki rasa yang gurih, disamping dagingnya yang tebal serta teksturnya yang lembut.

Bahkan, Eka sendiri mengaku pernah menikmati hidangan ikan hasil tangkapan di perairan Waduk Jatigede itu. “Saya tidak asal “ngomong”. Karena saya dengan beberapa teman pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumedang, sudah mencicipi ikan hasil tangkapan di perairan Waduk Jatigede. Yang ternyata, rasanya lebih gurih. Mungkin, itu karena ikan disana (Waduk Jatigede) belum tercemar polusi,” ucapnya.

Sementara itu, menyikapi adanya masyarakat sekitar genangan, yang membutuhkan alat pendingin dan pengawet ikan, Eka berjanji akan segera berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. “Ya, saya sudah menerima keluhan dari masyarakat penangkap ikan disana. Yang katanya butuh alat pendingin dan pengawet ikan yang berhasil ditangkap. Ya, kita akan sikapi itu. Bahkan bisa juga kita bekerjasama dengan perguruan tinggi atau lembaga terkait lainnya, yang bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat disana,” imbuhnya.