Bupati Sumedang Imbau Masyarakat Hanya Miliki Dua Anak

by -34 views

Bupati Sumedang Imbau Masyarakat Hanya Miliki Dua AnakBUPATI Sumedang H. Eka Setiawan mengingatkan warga agar mencukupkan untuk memiliki dua anak saja. Hal itu didasarkan atas pertimbangan, tantangan kehidupan yang harus dihadapi ke depan makin keras dan berat.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan sekaligus melantik Kampung KB (Keluarga Berenca) di Desa Sukapura Kec. Wado Kab. Sumedang, Kamis (7/9/2017). Progam Kampung KB, merupakan Program Pemerintah Pusat, yang bertujuan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

Melalui program tersebut, dalam satu keluarga (pasang suami istri), dianjurkan cukup untuk memiliki satu atau dua anak saja. Anak laki-laki maupun perempuan sama saja. “Jangan karena ingin memiliki anak laki-laki dan perempuan, sehingga mereka memaksakan untuk mendapatkan kelahiran anak seterusnya, sebelum keinginanya tercapai. Tentunya prilaku seperti itu, kurang bijak,” ujar Eka.

Menurutnya, program yang digulirkan pemerintah itu bertujuan agar masyarakat lebih sejahtera, dengan kemampuan ekonomi yang dimilikinya.

Disamping itu, dengan memiliki satu atau dua anak, mereka dirasa akan mampu untuk membiaya pendidikan, kesehatan serta menjamin masa depan kehidupan anak-anaknya yang layak dan lebih baik.

Akan berbeda halnya dengan mereka yang memiliki lebih dari dua anak. Mereka akan dintuntut lebih keras untuk mencari penghasilan lebih, untuk menghidupi anak-anaknya. 

“Tidak mudah tentunya, bagi mereka yang memiliki lebih dari dua anak, untuk memberikan kehidupan  yang layak dan lebih baik. Apalagi saat ini, persaingan hidup sangat kompetitip. Oleh sebab itu, kembali saya ingatkan, cukuplah satu keluarga ‘membuat’ dua anak saja,” cetusnya.

Pada kesempatan ini, Eka meminta agar para Pengurus atau Kader Kampung KB, dapat lebih pro aktif lagi, turun ke masyarakat. Berikanlah pendampingan dan pengetahuan kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di pelosok, tentang pentingya menjadi akseptor KB. Sebab hanya dengan cara ber-KB, mereka bisa mengatur jarak kelahiran.

Informasikanlah dengan sejelas-jelasnya, bahwa banyak jenis alat KB yang bisa diakses oleh masyarakat. Mulai dari pil, suntik, IUD, implant atau pasektomi untuk akseptor KB pria. 
“Fasilitas itu, dapat memudah diakses oleh masyarakat. Mengingat disetiap desa, sudah ada petugas untuk melayani masyarakat yang akan ikut program KB,” terangnya.

Untuk lebih membumikan lagi, Kampung KB akan diresmikan di seluruh desa, di Kabupaten Sumedang. “Harapannya, melalui program Kampung KB ini, kesejahteraan masyarakat dapat lebih baik lagi. Sehubungan dengan itu, kami minta masyarakat pun untuk tidak ragu bertanya, kepada Petugas atau Kader Kampung KB di desanya masing-masing, bila masih ada hal yang kurang jelas dan tidak dimengerti terkait progam tersebut,” pungkasnya.

Sumber : www.galamedianews.co