Bupati Sumedang Jadi Tersangka, Golkar Minta Pilkada Ulang

by -80 views

Jatinangorku.com – Bupati Sumedang Ade Irawan sudah menjadi tersangka. Pimpinan pemerintahan di Sumedang kini kosong karena Ade tak punya wakil bupati setelah jabatan itu ditinggalkan untuk ditetapkan menjadi bupati.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Partai Golkar Sumedang menginginkan dilakukan kembali pilkada. Partai ini tidak menghendaki adanya pemilihan wakil bupati seperti yang sedang akan diagendakan DPRD Sumedang.

“Bupati sekarang sudah jadi tersangka, sudah kita adakan lagi pilkada yang lebih legitimate, janganlah adakah pemilihan wakil bupati itu karena takutnya tidak legitimate atau tidak sehat. Kalau Golkar inginnya pilkada lagi,” kata Ketua Partai Golkar Sumedang Taufiq Gunawansyah, Kamis (18/9/2014).

Taufiq yang kini menjadi Wakil Ketua DPRD Sumedang menjelaskan, jika posisi wakil bupati diproses oleh dewan meski dengan kondisi Ade tak jadi tersangka, Golkar khawatir itu tetap tidak terlegitimasi mengingat nantinya dalam pemerintahan itu tetap saja yang berwenang adalah bupati.

“Nah, saat ini, secara kebetulan, status bupati adalah tersangka, jadi kalau kita sekarang memilih lagi wakil bupati di saat situasi seperti ini, rasanya kurang pas. Adakan saja pilkada langsung, sementara dari pemrov mengurus secara administrasi pemerintahannya,” tutur Taufiq.

Namun, sebagai wakil rakyat di DPRD, Taufiq akan menyerahkan pada aspirasi rakyat. Kendati aspirasi tersebut sebenarnya sudah bisa terwakili oleh partai yang kini ada di dewan. Artinya, tandas Taufiq, tinggal bagaimana fraksi menyikapi kondisi ini apakah menghendaki pilkada lagi atau melanjutkan proses pemilihan wakil bupati.

Secara tegas, Taufiq menyebutkan peluang pilkada ulang lebih terbuka. Bahkan, Golkar kini akan bekerja keras lagi agar pilkada diadakan kembali untuk menghasilkan pimpinan daerah yang terlegitimasi.

“Intinya Ade itu tidak legitimate jadi bupati, makanya sekarang seolah nasib pun mengarah pada kondisi yang buruk bagi Ade,” ujar Taufiq

Sumber : http://www.inilahkoran.com/