Burhanuddin, “Bukti Masih Dipercaya Masyarakat” Peminat Ikopin Meningkat 10 Persen

by -62 views

Jatinangorku.com – Jumlah calon mahasiswa yang mendaftar ke Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) Jatinangor tahun akademik 2014/2015 meningkat sebesar 10 persen.

“Pada tahun ini, jumlah mahasiswa yang mendaftar bertambah menjadi 600 orang. Sedangkan tahun lalu hanya sekitar 500 pendaftar. Ini bukti kepercayaan masyarakat terhadap Ikopin mulai ada kembali,” kata Rektor Ikopin, Dr. Burhanuddin Abdullah didampingi Humas Ikopin, Dedi Supriadi, kepada wartawan usai menghadiri acara sidang senat terbuka dalam rangka pengenalan program akademik (PPA) bagi mahasiswa baru, Selasa (2/9).

Secara tidak langsung, kata Burhanuddin, Ikopin turut menekan angka pengangguran di beberapa daerah karena lulusan Ikopin yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia kini sudah memiliki lapangan pekerjaan.

Menurutnya, sebanyak 1,5 juta penduduk Indonesia yang seharusnya memiliki lapangan kerja, malah tidak bekerja. Meskipun bekerja, malah di tempat yang jauh dari tempat tinggal. Padahal, katanya, potensi alam Indonesia dan lapangan kerja yang bisa digarap cukup banyak.

“Itu ‘kan memalukan, kenapa tidak bekerja di tempat asal. Misalnya membuka koperasi atau bekerja di perkoperasian. Nah, saya kira lulusan Ikopin mampu bekerja seperti itu,” paparnya.

Dikatakannya, hanya satu persen penduduk Indonesia yang bisa menguasai 40 persen kekayaan Indonesia karena sumber daya manusia (SDM) Indonesia belum mumpuni untuk mengelola kekayaan Indonesia.

“Kemudian, masalah kesenjangan sosial yang semakin merajalela. Itu akibat pendidikan yang tidak berkarakter bangsa. Insya Allah, di Ikopin mahasiswa digembleng pendidikan karakter dan pengenalan diri. Melalui PPA, sejumlah mahasiswa baru akan mengikuti tahap itu,” katanya.

Beasiswa Kemenkop

Sementara Direktur Kemahasiswaan, Agus Arifin melalui Humas, Dedi Supriadi, mengatakan, tujuan PPA ini diharapkan agar mahasiswa baru mampu mengetahui dan memahami hakikat perguruan tinggi sebagai masyarakat ilmiah yang dihormati bangsa, negara, dan agama.

Dia pun menambahkan, dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, 27 provinsi sudah bekerja sama dengan Ikopin dengan mengirimkan mahasiswa ke Ikopin. Kerja sama itu melalui bantuan beasiswa yang diberikan Kementerian Koperasi Indonesia kepada mahasiswa baru.

“Targetnya memang seluruh provinsi. Namun, sekarang baru 27 provinsi yang mengirimkan warganya untuk menjadi mahasiswa Ikopin. Namun sebisa mungkin beasiswa itu dapat mewakili seluruh provinsi,” terangnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/